Keluarga berencana merupakan tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk mendapatkan objektif tertentu menghindari kelahiran yang tidak di inginkan, mengatur interval diantara kehamilan, mengontrol waktu dan kelahiran dalam hubungan suami istri dan menetukan jumlah anak dalam keluarga. Pemahaman akan kesehatan reproduksi harus dimulai sejak dini. Oleh karena itu remaja diperkenalkan tentang Keluarga Berencana sejak dini. Pengetahuan tentang kontrasepsi penting untuk remaja, karena pengetahuan ini dibutuhkan untuk pembentukan sikap remaja. Pengetahuan tentang keluarga berencana juga diperlukan untuk remaja ketika nanti membentuk keluarga baru, Pengetahuan akan kontrasepsi pada remaja bukan memberikan akses yang bebas ataupun menyediakan kontrasepsi pada remaja, namun pengetahuan ini diberikan agar menjadi pertimbangan para remaja dalam mengambil sikap dan perilaku yang positif dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan pengetahuan remaja tentang keluarga berencana di Provinsi Bengkulu dengan menggunakan data sekunder hasil Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu. Jenis penelitian merupakan survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh remaja usia 10 sampai dengan 24 tahun di Provinsi Bengkulu yaitu sebanyak 845 orang remaja. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik systematic random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, umur dan pendidikan dengan pengetahuan remaja tentang keluarga berencana di Provinsi Bengkulu.
Copyrights © 2022