Kepala sekolah sebagai kepala administrator bertanggungjawab terhadap kelancaran pelaksanaan pendidikan dan pengajaran di sekolahnya. Kepala sekolah berkewajiban membuat program tahunan sesuai dengan ruang lingkup administrasi sekolah, khusus di bidang kesiswaan mencakup syarat dan prosedur penerimaan siswa baru, pengelompokan siswa dan pembagian kelas orientasi siswa dan sebagainya. Perencanaan tersebut berbentuk rumusan tertulis. Proses pelaksanaan kegiatan memengaruhi yang berbeda-beda inilah yang kemudian menghasilkan tingkatan-tingkatan dalam kepemimpinan di sekolah. Tahap kepemimpinan meliputi: (1) level 1, pemimpin karena hal-hal yang bersifat legalitas semisal menjadi pemimpin karena surat keputusan (SK); (2) level 2, pemimpin yang memimpin dengan kecintaannya, pemimpin pada level ini sudah memimpin orang bukan memimpin pekerjaan; (3) level 3, pemimpin yang lebih berorientasi pada hasil, pada pemimpin level ini prestasi kerja adalah sangat penting; (4) level 4, pada tingkat ini pemimpin berusaha menumbuhkan pribadi-pribadi dalam organisasi untuk menjadi pemimpin; (5) level 5, pemimpin yang memiliki daya tarik yang luar biasa. Pada pemimpin level ini orang-orang ingin mengikutinya bukan hanya karena apa yang telah diberikan pemimpin secara personal atau manfaatnya, tetapi juga nilai-nilai dan simbol-simbol yang melekat pada diri orang tersebut.
Copyrights © 2020