Melayu Arts and Performance Journal
Vol 5, No 2 (2022): Melayu Arts and Performance Journal

KARYA TARI “SADA” SEBAGAI PERWUJUDAN BUDAYA LOKAL

Ahmad Iqbal (Institut Seni Indonesia Padang Panjang)
Sherli Novalinda (Institut Seni Indonesia Padang Panjang)



Article Info

Publish Date
14 Dec 2022

Abstract

Karya tari Sada terinspirasi dari gerak Silek Kumango yaitu elakan. Elakan merupakan suatu bentuk sikap pertahanan diri,lalu dikaitkan dengan fenomena sosial yaitu Covid-19. Pengkarya tertarik untuk menciptakan sebuah karya tari baru yang difokuskan pada jarak, jarak merupakan suatu bentuk sikap pertahanan diri. Klise elakan Silek Kumango menjadi landasan dasar dengan menggabungkan fenomena Covid-19 bahwasanya menjaga jarak itu penting. Penggarapan pengkarya mengembangkan gerak-gerak elakan Silek Kumango dengan teknik-teknik gerak yang dipelajari sesuai dengan konsep garapan, dan disusun dengan dua alur garap suasana yaitu tenang dan tegang yang diperkuat dengan musik dan elemen-elemen komposisi lainnya. Struktur garapan karya Sada memilki tiga bagian, bagian pertama menginterpretasikan reaksi tubuh pada saat berjarak dekat, sedang dan jauh, Bagian kedua menginterpretasikan pada saat menerima informasi antara benar dan tidak benarnya yang diinterpretasikan pada laser yang ditembakan ke tubuh penari, Bagian tiga menginterpretasiakan pada saat Covid-19 ini antara percaya atau tidak percaya pada tubuh penari. Karya tari ini didukung oleh lima orang penari laki-laki. Tema dalam karya ini adalah tema sosial dan memilih tipe abstrak dalam penggarapannya

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

MAPJ

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Melayu Arts and Performance Journal (MAPJ) is the Scientific Journal focusing on the study of performing arts and visual arts, as well as the development of methods for the creation of performing arts and visual ...