Menerjemahkan karya sastra tidak sama dengan menerjemahkan karya nonfiksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesepadanan puisi Hsu Chih Mo yang telah diterjemahkan oleh Chairil Anwar ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan metode observasi dan teknik content analysis. Data penelitian ini berupa puisi Hsu Chih Mo, A Song of The Sea dan hasil terjemahannya, Datang Dara, Hilang Dara oleh Chairil Anwar. Hasilnya adalah terdapat kesepadanan antara puisi asli dengan terjemahannya. Walaupun Chairil Anwar tidak setia terhadap diksi, namun hasil terjemahannya sangat baik dan sangat indah, serta tidak merubah makna puisi aslinya.
Copyrights © 2022