Hipertensi merupakan masalah besar dan serius di seluruh dunia. Kejadian hipertensi lebih banyak dan sering dialami oleh lansia salah satu factor penyebab hipertensi diantaranya pola makan yang tidak baik seperti mengkonsumsi makanan tinggi natrium dan lemak. Sehingga lansia yang memiliki masalah kesehatan sangat membutuhkan dukungan keluarga. Data kunjungan hipertensi diposyandu lansia Lingkungan Pondok Perasi sebanyak 86 orang. Dengan tekanan darah sekitar 140/90 mmHg sampai 190/110 mmhg dari data tersebut bahwa derajat hipertensi sangat tinggi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dan dukungan keluarga terhadap derajat hipertensi. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian 86 orang lansia dengan menggunakan teknik total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner pada setiap variabel. Uji statistik yang digunakan Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola makan lansia dengan kategori cukup sebanyak 52 orang (60,53%), dukungan keluarga dengan kategori cukup sebanyak 40 orang (46,5%), derajat hipertensi dalam kategori stadium I sebanyak 51 orang (59,3%). Terdapat hubungan antara pola makan (p=0,000<0,05), dukungan keluarga (p=0,000<0,05) terhadap derajat hipertensi. Kesimpulan semakin baik pola makan dan dukungan keluarga maka derajat hipertensi semakin rendah. Saran apabila menginginkan derajat hipertensi normal maka harus didukung keluarga yang baik sehingga tekanan darah dapat menjadi lebih normal
Copyrights © 2022