Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 terus mengalami pengingkatan dan penyebaran yang sangat cepat ke berbagai negara termasuk Indonesia. Penyebaran tidak hanya terjadi di pusat kota tapi juga di berbagai daerah termasuk Provinsi Bali. Pertumbuhan ekonomi Bali pada tahun 2020 turun sebesar -9,31 persen. Adanya kebijakan pembatasan sosial juga berdampak pada penurunan jumlah tenaga kerja akibat minimnya jam operasional restoran dan tempat umum lainnya. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh jumlah tenaga kerja terhadap pendapatan subsektor penyedia makan minum dan mengidentifikasi karakteristik tenaga kerja di Provinsi Bali selama masa pandemi Covid-19. Data primer dan sekunder merupakan data yang digunakan adalah pada penelitian ini dengan sampel sebanyak 97 restoran yang tersebar di 9 Kabupaten Kota di Provinsi Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara jumlah tenaga kerja terhadap pendapatan subsektor penyedia makan minum di Provinsi Bali selama pandemi Covid-19. Kata kunci: Covid-19, tenaga kerja, pendapatan, subsektor penyedia makan minum
Copyrights © 2022