Pemerintah Kabupaten Jombang memiliki komitmen yang kuat dalam Pengembangan Pendidikan Lingkungan Hidup melalui program Adiwiyata. Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan kesepakatan pembinaan dan penetapan Calon Sekolah Adiwiyata dengan melibatkan 3 instansi yaitu: Badan Lingkungan Hidup Kab. Jombang, Kementrian Agama Jombang dan Dinas Pendidikan Kab. Jombang. Sampai dengan tahun 2014, 84 sekolah di tingkat SD/ MI, SMP/ MTS dan SMA/ MA/ SMK telah mengikuti program Adiwiyata, dan diharapkan terus bertambah dan meningkat secara kualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan tujuan: 1) Menjelaskan penerapan inovasi kurikulum terintegrasi lingkungan hidup pada program Adiwiyata, 2) Menjelaskan faktor-faktor yang menghambat penerapan inovasi kurikulum terintegrasi lingkungan hidup pada program Adiwiyata. Pendekatan yang digunakan dalam penelitan ini adalah deskriptif kualitatif dan hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1) penerapan inovasi kurikulum terintegrasi lingkungan hidup pada program Adiwiyata di MIN Pucangsimo Bandar Kedungmulyo Jombang dituangkan dalam Surat Keputusan Kepala Sekolah tentang pengembangan materi pembelajaran lingkungan hidup dan dalam kegiatan belajar mengajar telah dilakukan pembelajaran lingkungan hidup secara monolitik dan terintegrasi dari kelas1- 6, 2) faktor-faktorĀ menghambat penerapan inovasi kurikulum terintegrasi lingkungan hidup pada program Adiwiyata meliputi dari guru, anak didik, serta sarana dan prasarana. Dan solusinya, madrasah memberi beberapa kegiatan seperti pelatihan dan pembinaan.
Copyrights © 2022