JURNAL ILMU PERTANIAN
Vol 25, No 2 (2022)

Identifikasi Perubahan Fenologi Gulma Akibat Paparan Herbisida Glifosat dan Parakuat Dengan Dosis yang Berbeda

Wahyuni Umami Harahap (UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA)
Nurhajijah Nurhajijah (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara)
Wizni Fadhillah (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2022

Abstract

Penurunan produksi yang tinggi akibat gulma menyebabkan adanya teknik pengendalian gulma. Salah satu teknik pengendalian gulma yang banyak diaplikasikan adalah penyemprotan dengan menggunakan herbisida. Masalah yang muncul akibat penggunaan herbisida antara lain munculnya gulma resisten herbisida, penurunan biodiversitas tumbuhan, peningkatan biaya produksi dan pencemaran pada tanah, air dan udara serta meningkatkan residu pestisia pada bahan pangan. Masalah ini harus segera diselesaikan dengan mencari rekomendasi penyemprotan yang lebih efektif dan efisien. Rekomendasi penyemprotan herbisida dapat diperoleh melalui penelitian. Hal ini yang menjadi dasar penulis untuk melakukan penelitian tentang pengaruh jenis dan dosis bahan aktif terhadap perubahan fenologi dan waktu kematian gulma. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok faktorial. Perlakuan pertama adalah jenis bahan aktif herbisida yang terdiri dari dua taraf yaitu farakuat diklorida dan glifosat. Sedangkan perlakuan yang kedua adalah dosis herbisida yang terdiri dari tiga taraf yaitu 1,5 l/ha, 3 l/ha dan 4,5 l/ha. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa perubahan fenologi gulma dapat dilihat pada 1 HSP pada penyemprotan herbisida berbahan aktif farakuat diklorida sedangkan herbisida berbahan aktif glifosat pada 7 HSP. Waktu kematian gulma sangat dipengaruhi oleh jenis bahan aktif herbisida. Herbisida yang paling cepat mampu membunuh gulma adalah berbahan aktif farakuat diklorida.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

AGRIUM

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Ilmu Pertanian "AGRIUM" adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun untuk mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian ataupun review yang dirancang sebagai sarana komunikasi untuk para ilmuwan/peneliti yang terkait dengan bidang ...