Abstrak Mencuci tangan dengan sabun bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Saat ini sabun cair lebih disukai karena lebih praktis digunakan. Oleh karena itu, kami ingin meneliti lebih lanjut efektifitas sabun cair herbal antiseptik pengembangan formulasi antiseptik herbal dari penelitian sebelumnya. Tujuan: Mengetahui efektivitas formulasi kombinasi herbal daun sirih, kulit jeruk nipis dan tanaman bundung dalam produk sabun cair antiseptik Metode: True eksperimental, kelompok mencuci tangan dengan sabun cair herbal, kelompok kontrol , uji daya hambat terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia colli beserta evaluasi ph, organoleptik, stabilitas busa, kadar air, asam lemak bebas dan alkali bebas. Hasil: Bentuk cair, bau lemon dan warna kuning, busa 15 – 70 mm, pH 10, kadar air 52 persen, asam lemak bebas 0,05 persen, alkali bebas 0,091persen. penurunan angka kuman sebesar 90,5 persen dan diperkuat dengan analisa bivariat menggunakan Paired T tes diperoleh nilai signifikansi 0,0001 ( kurang dari 0,05). uji antibakteri dengan metode dilusi dan dilanjutkan daya hambat mikroba diperoleh KHM. Terhadap Staphylococcus aureus KHM pada konsentrasi 25 persen dan KBM pada konsentrasi 25 persen.Terhadap Escherichia colli KHM pada konsentrasi 30 persen dan KBM pada konsentrasi 25 persen . Kesimpulan: : Sabun cair herbal daun sirih, kulit jeruk nipis dan tanaman bundung sesuai standar SNI sabun cair yang dipersyaratkan, efektif menurunkan angka kuman dan ditemukan KHM serta KBM pada semua mikroba yang diujikan.
Copyrights © 2022