Cyberloafing merupakan perilaku karyawan yang sengaja menggunakan fasilitas internet milik perusahaan maupun milik pribadi pada jam kerja yang tidak berkaitan dengan pekerjaan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perilaku cyberloafing adalah stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan stres kerja dengan perilaku cyberloafing. Desain penelitian menggunakan kuantitatif korelasional, dengan subjek karyawan administrasi Universitas Islam Riau sebanyak 148 orang. Alat ukur penelitian menggunakan dua skala yaitu, skala perilaku cyberloafing yang dimodifikasi dari teori Lim dan Teo (2005) dan skala stres kerja dimodifikasi dari teori Robbins (2002. Teknik analisis data menggunakan analisis pearson product moment, diperoleh hasil sig. 0,000 (p<0,01) dan nilai korelasi sebesar 0,546 dengan sumbangan efektif sebesar 29,8%. Hasil ini menunjukkan bahwa stres kerja dapat menyebabkan terjadinya perilaku cyberloafing pada karyawan administrasi.
Copyrights © 2022