ABSTRAK Penelitian dilakukan untuk mengevaluasi potensi genetic pejantan kambing Boer melalui produktivitas keturunan hasil persilangannya dengan kambing lokal. Materi yang digunakan adalah kambing hasil persilangan (F1) pejantan Boer murni dengan kambing local sebanyak 48 jantan dan 31 betina. Pejantan Boer yang dievaluasi berasal dari 4 galur yang berbeda (DM, PK, TZ, TY). Data bobot lahir (BL) dan bobot sapih (BS) dianalisis dengan software Genstat. BL hasil persilangan Boer dengan kambing lokal adalah 2,5380,48 kg untuk jantan dan 2,1870,56 kg untuk betina, sedangkan BS adalah 12,63 3,76 kg untuk jantan dan 9,81 2,81 kg untuk betina. Hasil persilangan Boer dengan kambing lokal dengan nilai bobot lahir tertinggi (2,62 kg) diperoleh dari pejantan PK. Hasil persilangan dengan nilai bobot sapih tertinggi (13,44 kg) diperoleh dari pejantan TZ. Kata kunci: potensi genetik, kambing Boer , kambing Lokal. Boer’s Genetic Evaluation based on Performance of its Crosses with Local Goat ABSTRACT Research was conducted to evaluate genetic potency of Boer sire based on performance of its crosses with local goat. Materials used were 48 males and 31 females of crossbred Boer with local goat. Sire of Boer consisted of 4 different lines (DM, PK, TZ, TY). Data on birth weight (BW) and weaning weight (WW) were analyzed using software of Genstat. BW of crossbred Boer with local goat was 2,5380,48 kg for male and 2,1870,56 kg for female, WW was 12,63 3,76 kg for male and 9,81 2,81 kg female. The highest BW (2,62 kg) was resulted by sire PK and The highest WW was resulted by sire TZ (13,44 kg).
Copyrights © 2011