Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan shuttle run dan boomerang run terhadap kelincahan dalam permainan bulutangkis atlet usia 10-14 tahun PB. Jaya Pratama . Metode penelitian ini menggunakan eksperimen dengan desain “Two Group Pretest-Postest Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet bulutangkis PB. Jaya Pratama yang berjumlah adalah 20 atlet. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, Pembagian sampel tidak diambil secara acak,di tentukan oleh peneliti dengan pertimbangan dan kriteria.Sampel berjumlah 8 atlet putra. Instrumen yang digunakan yaitu shadow test. Analisis data menggunakan uji t test pada data hasil pretest dan post-test kelompok shuttle run terlihat bahwa diperoleh hasil t sebesar -2,449denagn signifikansi hitung sebesar 0,092. Sedangkan boomerang run, terlihat bahwa diperoleh hasil nilai t sebesar -3,000 dengan signifikansi hitung sebesar 0,058. Berdasarkan pada uji paired sample t test tersebut dapat disimpulkan bahwa Ho diterima karena hasil signifikansi lebih besar dari 0,05 dan Hi ditolak yang artinya tidak ada pengaruh dalam hasil signifikan latihanshuttle run danboomerang runterhadap kelincahan atlet PB.Jaya Pratama.
Copyrights © 2021