Jurnal Prakarsa Paedagogia
Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022

Kesejahteraan Psikologis Ditinjau dari Kecerdasan Emosional dan Worklife Balance Pada Tenaga Kesehatan Wanita yang Menjalani Peran Ganda

Safitri, Cahya Milia Tirta (Unknown)
Anisah, Laelatul (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Aug 2022

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara Kecerdasan Emosional dan Worklife Balance dengan Kesejahteraan Psikologis Pada Tenaga Kesehatan Wanita yang Menjalani Peran Ganda. Hipotesis mayor dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara Kecerdasan Emosional dan Worklife Balance dengan Kesejahteraan Psikologis. Sedangkan hipotesis minor adalah ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan kesejahteraan psikologis dan ada hubungan antara worklife balance dan kesejahteraan psikologis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah partisipan sebanyak 32. Adapun kriteria subjek antara lain wanita yang bekerja sebagai tenaga kesehatan, usia 25-40 tahun, sudah menikah dan memiliki anak. Ada hubungan antara kesejahteraan psikologis dan kecerdasan emosional dengan worklife balance. Hal itu ditunjukkan oleh nilai koefisiensi dari ketiga variabel, yaitu Rx1x2y = 0,829 dengan FHitung = 0,629 (FHitung0,05) dan P = 0,000 (p0,01). Ada hubungan positif antara kecerdasan emosional dan kesejahteraan psikologis. Hal itu ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi pada variabel kecerdasan emosional dan kesejahteraan psikologi yang bernilai 0,821. Artinya semakin tinggi tingkat kecerdasan emosional maka semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan psikologis. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah tingkat kecerdasan emosional maka semakin rendah pula tingkat kesejahteraan psikologis. Ada hubungan positif antara worklife balance dengan kesejahteraan psikologis. Hal itu ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi pada variabel worklife balance dan kesejahteraan psikologis yang bernilai 0,712. Artinya semakin tinggi tingkat worklife balance maka semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan psikologis. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah tingkat worklife balance maka semakin rendah pula tingkat kesejahteraan psikologis. Presentase Sumbangan Efektif (SE) yang diberikan oleh variabel kecerdasan emosional dan work balance terhadap variabel kesejahteraan psikologis sebesar 68,7% (R square = 0,687) sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JKP

Publisher

Subject

Education

Description

iterbitkan sebagai media publikasi dan desiminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Pendidikan baik dari Mahasiswa dan Dosen untuk memperkaya khasanah keilmuan pendidikan menuju tercapainya generasi emas ...