Jurnal Farmasi Komunitas
Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL FARMASI KOMUNITAS

Gambaran Faktor Penyebab Ketidakpatuhan Ibu Hamil dalam Mengonsumsi Tablet Tambah Darah di Era Pandemi Covid-19

Windri Ayu Atika Suri (Departemen Farmasi Praktis, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Dwi Retno Puspitasari (Departemen Farmasi Praktis, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Nadya Ratri Pradipta (Departemen Farmasi Praktis, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Ismawati Ismawati (Departemen Farmasi Praktis, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Lisa Ariyanti Zainu (Departemen Farmasi Praktis, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Ni Made Eravikania Putri Darmawan (Departemen Farmasi Praktis, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Desya Shafa Namira (Departemen Farmasi Praktis, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Fash Fachish Shofchal Jamil (Departemen Farmasi Praktis, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Sahrati Yudiaprijah (Departemen Farmasi Praktis, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Elsa Rahayu (Departemen Farmasi Praktis, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)
Andi Hermansyah (Departemen Farmasi Praktis, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga)



Article Info

Publish Date
09 Dec 2022

Abstract

Ibu hamil rentan mengalami anemia sehingga membawa dampak pada janin yaitu berat bayi lahir rendah (BBLR), kelahiran prematur, kecacatan, bahkan kematian bayi. Data Riskesdas tahun 2018 menunjukkan 48,9% ibu hamil mengalami anemia. Lebih dari 50% kasus anemia yang terbanyak di seluruh dunia disebabkan oleh kurangnya asupan zat gizi besi. Hal tersebut berkaitan dengan ketidakpatuhan ibu hamil dalam konsumsi tablet tambah darah. Kondisi ini diperparah dengan pandemi COVID-19 yang membatasi akses pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah di era pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian cross sectional dengan instrumen berupa kuesioner. Responden penelitian ini adalah 104 orang ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 104 responden terdapat 18 orang (17%) yang tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet tambah darah. Menariknya, mayoritas responden yang tidak patuh memiliki karakteristik pendidikan sarjana, pekerjaan ibu rumah tangga, daerah tempat tinggal Pulau Jawa, dan menerima tablet tambah darah. Meskipun demikian, responden yang tidak patuh memiliki pengetahuan sedang, dukungan sekitar yang rendah, serta kondisi kehamilan yang tidak terdampak oleh pandemi.Kata Kunci: Anemia, ketidakpatuhan, tablet tambah darah, pandemi COVID-19

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JFK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

The aim of Jurnal Farmasi Komunitas (JFK) is to publish exciting, empirical research, recent science development, and high-quality science that addresses fundamental questions in pharmacy practice. JFK publishes articles in pharmacy practice area including: 1. Clinical and Community Pharmacy 2. ...