Pendahuluan: Implant adalah kontrasepsi jangka panjang yang efisien dan efektif pengguna implan diindonesia masih kurang diminati presentase pengguna implan di Indonesia pada tahun 2019 hanya berkisar (7,4%) bila dilihat dari pengguna kontrasepsi implant masih sangat rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat ibu terhadap penggunaan alat kontrasepsi implan Di Klinik Sri Adika Kecamatan Sukatani tahun 2020 yang meliputi faktor paritas, Pengetahuan, Pendidikan,Usia, Sumber Informasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode rancangan penelitian analitik, dengan desain Cross sectional teknik accidental sampling responden pada penelitain ini adalah seluruh wanita subur yang berkunjung ke klinik, dengan jumlah sampel 63 responden wanita usia subur. Hasil: Analisis bivariat paritas tidak ada hubungan dengan P value 0,566 > α 0,05 OR 1,531 Pengetahuan tidak ada hubungan dengan P value 1,000 > α 0,05, OR 0,871. Pendidikan ada hubungan dengan P value 0,047 < α 0,05 OR 0,303. Sumber informasi tidak ada hubungan P value 0,881 > α 0,05 OR 0,812. Kesimpulan: Dari hasil penelitian 4 variabel yang diteliti paritas, usia, sumber informasi tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan minat ibu menggunakan kontrasepsi implan tetapi pada pengetahuan mempunyai hubungan yang signifikan. Saran : Meningkatkan promosi mengenai kontrasepsi jangka panjang implan, meningkatkan kualitas pelayanan KB, Pembinaan penempatan peserta KB aktif, serta meningkatkan kerja sama dengan UPTD KB, Puskesmas dan memperbanyak sumber informasi tentang kontrasepsi jangka panjang implant
Copyrights © 2022