Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The influence of the habit of consuming sour turmeric drinks on complaints of dysmenorrhea in adolescent at Pebayuran’s Senior High School Septiwiyarsi, Septiwiyarsi; Iskandar, Marini; Suriyah, Melti
Journal of Midwifery and Nursing Vol. 6 No. 1 (2024): January: Health Science
Publisher : Institute Of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jmn.v6i1.4685

Abstract

Adolescent girls are a group that is prone to experiencing dysmenorrhea. Dysmenorrhea can be treated with turmeric acid drink. Curcumine functions as an analgesic which inhibits excessive prostaglandin release, thereby inhibiting uterine contractions and reducing dysmenorrhea pain. Research objective: to determine the effect of sour turmeric drink on dysmenorrhea in young women. Type of pre-experimental research with one group pre-post test design. This research was conducted in March 2023 at SMA N 1 PEBAYURAN Bekasi Regency. The sampling technique was purposive sampling. The sample numbered 39 people. Results: The average value before being given the turmeric acid drink was 6.1760 and after being given the turmeric acid drink the mean value changed, namely 2.7345. The results of statistical tests on the group given the sour turmeric drink obtained a p value of 0.000, meaning that there was an effect of the sour turmeric drink on complaints of dysmenorrhoea in young women at SMA N 1 Pebayuran. It is hoped that health workers can educate young women regarding the management of dysmenorrhea by consuming turmeric acid drinks
Peningkatan Pengetahuan Siswa Dalam Menciptakan PHBS di Tatanan Sekolah Iskandar, Marini; Septiwiyarsi, Septiwiyarsi; Mutianingsih, Mutianingsih; Rukmana, Preti; Fadila, Nicky
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.15077

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan merupakan hal yang penting bagi setiap individu agar dapat melakukan seluruh aktivitas dengan baik. Kesadaran akan pentingnya kesehatan perlu ditanamkan di berbagai tatanan, termasuk di tatanan sekolah. Pemerintah memiliki peran dalam mengupayakan kesehatan bagi masyarakat khusunya anak dan remaja  sehingga dapat tercipta masyarakat sehat. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang PHBS di tatanan sekolah. Metode: Ceramah, demonstrasi, pretest, dan postest. Hasil: Terjadi peningkatan nilai pretest dan postest tentang PHBS sebesar 40%, serta demonstrasi pretest dan postest mencuci tangan sebesar 50%. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan tentang PHBS di tatanan sekolah terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang PHBS dan cuci tangan 6 langkah.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Ibu Terhadap Penggunaan Alat Kontrasepsi Implant Di Klinik Sri Adika Iskandar, Marini; Prastiwi, Ikha
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 8 No 1 (2022): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v8i1.140

Abstract

Pendahuluan: Implant adalah kontrasepsi jangka panjang yang efisien dan efektif pengguna implan diindonesia masih kurang diminati presentase pengguna implan di Indonesia pada tahun 2019 hanya berkisar (7,4%) bila dilihat dari pengguna kontrasepsi implant masih sangat rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat ibu terhadap penggunaan alat kontrasepsi implan Di Klinik Sri Adika Kecamatan Sukatani tahun 2020 yang meliputi faktor paritas, Pengetahuan, Pendidikan,Usia, Sumber Informasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode rancangan penelitian analitik, dengan desain Cross sectional teknik accidental sampling responden pada penelitain ini adalah seluruh wanita subur yang berkunjung ke klinik, dengan jumlah sampel 63 responden wanita usia subur. Hasil: Analisis bivariat paritas tidak ada hubungan dengan P value 0,566 > α 0,05 OR 1,531 Pengetahuan tidak ada hubungan dengan P value 1,000 > α 0,05, OR 0,871. Pendidikan ada hubungan dengan P value 0,047 < α 0,05 OR 0,303. Sumber informasi tidak ada hubungan P value 0,881 > α 0,05 OR 0,812. Kesimpulan: Dari hasil penelitian 4 variabel yang diteliti paritas, usia, sumber informasi tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan minat ibu menggunakan kontrasepsi implan tetapi pada pengetahuan mempunyai hubungan yang signifikan. Saran : Meningkatkan promosi mengenai kontrasepsi jangka panjang implan, meningkatkan kualitas pelayanan KB, Pembinaan penempatan peserta KB aktif, serta meningkatkan kerja sama dengan UPTD KB, Puskesmas dan memperbanyak sumber informasi tentang kontrasepsi jangka panjang implant
Penyuluhan tentang Senam Dismenorea sebagai upaya Mengatasi Nyeri Haid Pada Remaja Puteri di SMAN 1 Pebayuran Wiyarsi, Septi; Iskandar, Marini; Suriyah, Melti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i4.14003

Abstract

ABSTRAK Dismenorea adalah keluhan nyeri yang dialami wanita pada saat menstruasi khususnya pada remaja. Nyeri haid pada remaja puteri dapat menggangu konsentrasi belajar maupun terganggunya aktivitas sehari-hari sehingga dibutuhkan penanganan nyeri yang tepat. Prevalensi remaja putri di Indonesia yang mengalami kejadian nyeri haid sekitar 55% yang terdiri dari 54,89% dismenore primer dan 9,36% dismenore sekunder (Susanti, 2018). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang penatalaksanaan nyeri haid pada remaja puteri di SMAN 1 Pebayuran. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan dan peragaan (demonstrasi) senam dismenorea yang dilakukan di SMAN 1 Pebayuran. Hasil : peserta kegiatan sebanyak 40 siswa kelas X dimana dilakukan pretest dan postest dengan 12 pertanyaan terkait penatalaksanaan dengan senam dismenorea. 30 siswa mampu melakukan senam dismenorea dan terjadi peningkatan pengetahuan tentang penatalaksanaan nyeri haid.  10 siswa belum mampu melakukan senam dismenorea dengan benar. Kegiatan penyuluhan tentang masalah atau keluhan kesehatan reproduksi remaja perlu terus ditingkatkan di sekolah – sekolah. Kata Kunci: Dismenorea, Penyuluhan, Remaja Puteri ABSTRACT Dysmenorrhea is a complaint of pain experienced by women during menstruation, especially in teenagers. Menstrual pain in teenage girls can interfere with concentration in studying and disrupt daily activities, so appropriate pain management is needed. The prevalence of adolescent girls in Indonesia who experience menstrual pain is around 55%, consisting of 54.89% primary dysmenorrhea and 9.36% secondary dysmenorrhea (Susanti, 2018). This community service activity aims to provide education about the management of menstrual pain in adolescent girls at SMAN 1 Pebayuran. The method used was counseling and demonstration of dysmenorrhoea exercises carried out at SMAN 1 Pebayuran. Results: The activity participants were 40 class 30 students were able to do dysmenorrhoea exercises and there was an increase in knowledge about managing menstrual pain. 10 students were not able to do dysmenorrhoea exercises correctly. Outreach activities regarding adolescent reproductive health problems or complaints need to continue to be improved in schools. Keywords: Counselling, Dysmenorrhea, Adolescent Girl