Jurnal Ilmiah Administrasi Publik
Vol 14, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Administrasi Publik

THE INFRASTRUCTURE MANAGEMENT OF THE PERI-URBAN INTERFACE WITHIN THE INTERGOVERNMENTAL COOPERATION FRAMEWORK

Hendrowati, Agustina Ratri (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2013

Abstract

Abstract: The Infrastructure Management of The Peri-Urban Interface Within The Intergovernmental Cooperation Framework. Urban sprawl in peri-urban more likely brings the consequences of ineffective and inefficient urban basic infrastructure provision. As a result cities need an approach of urban basic infrastructure provision to meet the effective urban governance, particularly by boosting intergovernmental cooperation. The purpose of this study is to provide a new look at the formation of an intergovernmental cooperation based on local characteristics by applying analytical hierarchy process (AHP). Research findings indicate that the combined judgment resulted that the most important problems in urban basic infrastructure provision in PUI is regulatory. Furthermore, the combined judgment showed that the most importat sector to be prioritized in urban basic infrastructure provision is road and public transportation, while the most influencing factor to be considered in cooperative scheme is clear horizontal accountability. The final finding of the study based on overall judgments made ​​by informants is "Joint Development".   Keywords: infrastruktur Management, intergovernmental   Abstrak: Manajemen Infrastruktur Peri-Urban Dalam Rangka Kerja Sama Antar Daerah. Pertumbuhan kota yang tidak teratur (urban sprawl) di wilayah peri-urban berdampak pada inefisiensi dan ketidakefektifan penyediaan infrastruktur perkotaan, sehingga kota memerlukan pendekatan yang dapat memecahkan permasalahan dalam penyediaan infrastruktur yang komplek sesuai dengan prinsip urban governance. Salah satu pendekatan tersebut adalah kerjasama antar pemerintah daerah yang bersebelahan. Studi ini mengkaji pembentukan kerjasama antar daerah berdasarkan karakteristik lokal dengan mengaplikasikan analytical hierarchy process (AHP) untuk menginvestigasi tingkat kepentingan masing-masing elemen di tiap level, yang meliputi problem, sektor, faktor yang berpengaruh, serta bentuk dari kerjasama antar daerah. Temuan studi mengindikasikan bahwa regulasi merupakan problem yang paling berpengaruh di PUI, sedangkan sektor yang paling memerlukan penangananan adalah jalan dan transportasi publik. Faktor yang paling berpengaruh dalam pembentukan kerjasama antar daerah adalah akuntabilitas yang jelas. Sedangkan bentuk kerjasama adalah Joint Development. Berdasarkan temuan studi, direkomendasikan bahwa joint development diinisiasi dengan prinsip-prinsip tata kelola perkotaan (urban governance).   Kata Kunci: manajemen infrastruktur, kerja sama antar daerah

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

JIAP

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management

Description

Jurnal Ilmiah Administrasi Publik is published two times a year in June and November. This journal contains scientific articles on public administration science written in two languages: Bahasa Indonesia and English. The article is published in form of empirical research, conceptual or theoretical ...