Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas antara model Problem Posing dan Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPS siswa kelas V. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu yang menggunakan teknik analisis deskriptif. Subjek penelitian yaitu siswa kelas V SD Negeri Tingkir Lor 01 dengan jumlah 22 siswa dan 25 siswa kelas V SD Negeri Tingkir Lor 02. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pemberian tes dan non test kepada siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data statistik kuantatif. Hasil penelitin menunjukkan adanya perbedaan efektivitas yang signifikan, dan nilai rata-rata penggunaan model Problem Based Learning yaitu 88 yang mengalami peningkatan Tinggi dengan nilai N-Gain 79,2% sedangkan nilai rata-rata lebih rendah dari model Problem Posing yaitu 63 dengan nilai N-Gain 64,9%. Simpulan penelitian adalah model Problem Based Learning terbukti lebih efektif dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPS pada siswa dibandingkan menggunakan model Problem Posing.
Copyrights © 2022