Dematitis alergi meliputi kelainan kulit yang terjadi pada seseorang yang mengalami sensitifitas terhadap bahan-bahan yang memiliki sifat alergan. Faktor umum yang menjadi penyebab terjadinya dermatitis adalah personal hygiene yang buruk dan sumber air. Walaupun dermatitis alergi tidak menyebabkan kematian, tetapi akibat yang ditimbulkan dapat ditinjau dari berbagai aspek, diantaranya dari faktor kesehatan, fisik, psikologis, hubungan sosial dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dan sumber air dengan kejadian dermatitis kontak alergi di Desa Beusa Seberang Kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur. Jenis penelitian ini adalah case control yang menggunakan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitia ini adalah seluruh masyarakat di Desa Beusa Seberang Kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur, jumlah sampel sebanyak 62 responden yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kasus dan kelompok kontrol. Data yang telah dikumpulkan dianalisa secara univariat dan bivariat dalam bentuk distribusi frekuensi, analisa data dilakukan dengan cara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan personal hygiene dengan kejadian dermatitis alergi di Desa Beusa Seberang dengan p-value 0,000 (p<0,05) dan ada hubungan sumber air dengan kejadian dermatitis alergi di Desa Beusa Seberang dengan p-value 0,001 (p<0,05). Saran bagi Puskesmas Peureulak Barat untuk bekerja sama dengan dinas kesehatan dan kepala desa untuk mengadakan promosi kesehatan kepada masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat dan mengelola sumber air agar lebih bersih dan memenuhi syarat dan menjaga sanitasi lingkungan baik eksternal maupun internal dengan selalu waspada pada penularan dermatitis.
Copyrights © 2021