T Faisal
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) SEBAGAI FITOREMEDIASI PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU T Faisal
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 2: JURNAL EDUKES VOLUME 2 NOMOR 1, EDISI MARET 2019
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v2i1.311

Abstract

Di Indonesia banyak terdapat industry tahu mulai dari industry kecil sampai ke industry besar. Dari kegiatan industry tersebut, timbul limbah yang mengandung zat organic sangat tinggi.,sehingga perlu adanya pengolahan sebelum di buang kelingkungan. Oleh karena itu perlu adanya upaya untuk melakukan penanganan terhadap limbah yang timbul tersebut.Salah satu upaya awal untuk menangani hal tersebut adalah melakukan penelitian eksperimen murni yang dilanjutkan dengan analisis sampel dilaboraturium untuk mengetahui kemampuan pengolahan limbah cair tahu dengan memanfaatkan tanaman ecenggondok. Penelitian ini bertujuan un tuk mengetahui kemampuan eceng gondok untuk menurunkan kandungan BOD, meningkatkan kadar pH, mengetahui perubahan warna dan bau. Dari nilai BOD H0 2.900 mg/l, H3 3.490, H6 4.375, H9 4.615 ini menunjukan tidak efektif nya nilai BOD dikarenakan proses pengiriman sampel untuk analisa membutuhkan waktu yang lama. kenaikan pH dari pH awal 5 samapi 8 dari hari ke-3 samapai hari ke-9. Membukti kan bahwa keadaan a sam pada limbah cair tahu menjadi normal sehingga kemampuan eceg gondo k pada limbah tersebu tmenjadi bagus. Perubahan warna dari warna putih susu seperti susu kedelai sampai warna sedikit keruh. Dan dari bau sangat menyengat sampai bau sedikit berbau.
SANITASI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA T Faisal
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 3: JURNAL EDUKES VOLUME 3 NOMOR 2, EDISI SEPTEMBER 2020
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v3i2.378

Abstract

Sanitasi ruang rawat inap adalah upaya pengawasan berbagai faktor lingkungan fisik, kimia dan biologi di ruangan rawat inap dimana jika tidak dipelihara dengan baik akan menimbulkan dampak buruk pada kesehatan. Ditinjau dari sanitasi ruang rawat inap yang meliputi kontruksi bangunan (lantai, langit-langit, dinding, atap, ventilasi dan pintu), kondisi fisik ruang (pencahayaan, suhu, kelembapan, dan kebisingan), sarana sanitasi (penyediaan air bersih, toilet dan kamar mandi, pembuangan sampah dan pembuangan limbah cair), serta penanganan linen haruslah memenuhi standart sanitasi yang baik terkhusus terhadap ruang rawat inap. Rumah Sakit Umum Daerah Langsa adalah Rumah Sakit kelas B. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini secara umum yaitu sanitasi di Rumah Sakit Umum Daerah Langsa sudah memenuhi syarat sanitasi yang terdapat di PERMENKES 1204/MENKES/SK/X/2004. Untuk hasil yang diperoleh agar kiranya pihak Rumah Sakit agar dipertahankan dan ditingkatkan untuk kedepannya.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN SUMBER AIR DENGAN KEJADIAN PENYAKIT DERMATITIS ALERGI DI DESA BEUSA SEBERANG KECAMATAN PEUREULAK BARAT KABUPATEN ACEH TIMUR T Faisal
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 4: JURNAL EDUKES VOLUME 4 NOMOR 1, EDISI MARET 2021
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v4i1.387

Abstract

Dematitis alergi meliputi kelainan kulit yang terjadi pada seseorang yang mengalami sensitifitas terhadap bahan-bahan yang memiliki sifat alergan. Faktor umum yang menjadi penyebab terjadinya dermatitis adalah personal hygiene yang buruk dan sumber air. Walaupun dermatitis alergi tidak menyebabkan kematian, tetapi akibat yang ditimbulkan dapat ditinjau dari berbagai aspek, diantaranya dari faktor kesehatan, fisik, psikologis, hubungan sosial dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dan sumber air dengan kejadian dermatitis kontak alergi di Desa Beusa Seberang Kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur. Jenis penelitian ini adalah case control yang menggunakan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitia ini adalah seluruh masyarakat di Desa Beusa Seberang Kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur, jumlah sampel sebanyak 62 responden yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kasus dan kelompok kontrol. Data yang telah dikumpulkan dianalisa secara univariat dan bivariat dalam bentuk distribusi frekuensi, analisa data dilakukan dengan cara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan personal hygiene dengan kejadian dermatitis alergi di Desa Beusa Seberang dengan p-value 0,000 (p<0,05) dan ada hubungan sumber air dengan kejadian dermatitis alergi di Desa Beusa Seberang dengan p-value 0,001 (p<0,05). Saran bagi Puskesmas Peureulak Barat untuk bekerja sama dengan dinas kesehatan dan kepala desa untuk mengadakan promosi kesehatan kepada masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat dan mengelola sumber air agar lebih bersih dan memenuhi syarat dan menjaga sanitasi lingkungan baik eksternal maupun internal dengan selalu waspada pada penularan dermatitis.