Program Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya untuk perencanaan jumlah serta jarak kelahiran dengan menggunakan kontrasepsi.Kontrasepsi suntik merupakan metode kontrasepsi yang diminati oleh masyarakat dikarenakan efektif, praktis, relatif murah, aman tidak mengganggu produksi ASI.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kenaikkan berat badan ibu dengan penggunaan KB suntik 3 bulan (depoprovera) di PMB Santi Yosina, Amd.Keb Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain studi “cross sectional”, dengan sampel sebanyak 40 orang dari total populasi seluruh ibu akseptor KB suntik 3 bulan depoprovera yang ada di PMB Santi Yosina, Amd.Keb Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara berjumlah 40 orang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 16 sampai dengan 29 Agustus dengan metode pengukuran penyebaran kuesioner. Hasil data demografi responden diperoleh bahwa umur ibu sebagian besar berada pada kategori 20-30 tahun berjumlah 25 orang (63%), pendidikan ibu sebagian besar berada pada kategori menengah berjumlah 24 orang (60%), pekerjaan ibu sebagian besar berada pada kategori tidak bekerja berjumlah 28 orang (70%). Hasil analisa univariat diperoleh kenaikkan berat badan ibu sebagian besar berada pada kategori naik berjumlah 25 orang (63%) dan penggunaan KB suntik 3 bulan (depoprovera) sebagian besar berada pada kategori lama berjumlah 28 orang (70%) sedangkan hasil analisis bivariat diperoleh bahwa terdapat hubungan bermakna ntara kenaikkan berat badan ibu dengan penggunaan KB suntik 3 bulan (depoprovera) dengan nilai p value sebesar 0.001. Diharapkan kepada responden agar dapat menambah informasi dan pengetahuan yang berkaitan dengan masalah kesehatan terutama tentang alat kontrasepsi suntik 3 bulan (depoprovera).
Copyrights © 2021