Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan yang berkaitan dengan kepribadian anak usia 7 – 15 tahun yang diketahui telah memiliki kemampuan problem solving. Penulis bertujuan untuk mengetahui sejauh mana optimalisasi perkembangan anak yang ditinggalkan merantau oleh orang tuanya yang kemudian harus didampingi oleh pihak lain seperti kakek, nenek, sanak saudara dan atau pihak lain yang sengaja dipekerjakan oleh orang tua dari anak tersebut untuk mengasuhnya. Salah satu alternatif solusi untuk meningkatkan kemampuan untuk menghindari perilaku yang menyimpang seperti halnya problem psikososial pada anak adalah dengan menggunakan layanan konseling kelompok teknik self management. Kegiatan ini mampu membawa kenyamanan kepada anak dalam memecahkan suatu permasalahan yang sedang dihadapinya dengan pemahaman diri sendiri.
Copyrights © 2022