This study aims to improve the process of learning to read aloud through the media of illustrated stories in class IIB students of SD Negeri Pujokusuman 1, Yogyakarta and the ability to read aloud through the media of illustrated stories in class 2B students of SD Negeri Pujokusuman 1, Yogyakarta. This type of research is classroom action research. The subjects of this study were students of class IIB SD Negeri Pujokusuman 1, Yogyakarta for the academic year 2021/2022, totaling 28 students. This research design refers to the classroom action research design according to Kemmis and Mc Taggart. This research took place in two cycles. Data collection methods used in this study were tests, observations, and documentation. Quantitative data was analyzed by descriptive statistics by looking for the mean value, while qualitative data was analyzed from observation notes. The results of this study indicate that the use of illustrated story media can improve the process of learning to read aloud. This is indicated by the process of learning to read aloud for grade 2B students of SD Negeri Pujokusuman 1, Yogyakarta in the 2021/2022 academic year using illustrated story media. This is indicated by an increase in each meeting presenting different media for picture stories and more interesting picture story texts. This causes the students' ability to read aloud to increase. The increase in the ability to read aloud through the media of illustrated stories in the first cycle of the first meeting was 6 values ??from the initial condition of 66 increasing to 72. In the second cycle it increased by 12, the initial condition of 66 increased to 78. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran membaca nyaring melalui media cerita bergambar pada siswa kelas IIB SD Negeri Pujokusuman 1, Yogyakarta dan kemampuan membaca nyaring melalui media cerita bergambar pada siswa kelas 2B SD Negeri Pujokusuman 1, Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IIB SD Negeri Pujokusuman 1, Yogyakarta tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 28 siswa. Desain penelitian ini mengacu pada desain penelitian tindakan kelas menurut Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif dengan mencari nilai rerata, sedangkan data kualitatif dianalisis dari catatan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media cerita bergambar dapat meningkatkan proses pembelajaran membaca nyaring. Hal ini ditunjukkan dengan adanya proses pembelajaran membaca nyaring siswa kelas 2B SD Negeri Pujokusuman 1, Yogyakarta tahun ajaran 2021/2022 menggunakan media cerita bergambar mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada setiap pertemuan menyajikan media cerita bergambar yang berbeda dan teks cerita bergambar yang lebih menarik. Hal ini menyebabkan kemampuan membaca nyaring siswa meningkat. Peningkatan kemampuan membaca nyaring melalui media cerita bergambar pada siklus I pertemuan pertama sebesar 6 nilai dari kondisi awal 66 meningkat menjadi 72. Pada siklus II meningkat sebesar 12, kondisi awal 66 meningkat menjadi 78.
Copyrights © 2022