Pengajaran bahasa Indonesia menempati bagian penting, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SLTA) bahkan perguruan tinggi di bidang studi bahasa Indonesia didorong untuk mengkhususkan diri sesuai dengan kurikulum yang diterapkan. Dalam belajar mengajar, bahasa Indonesia juga digunakan dalam pengantar untuk memperkenalkan setiap mata pelajaran atau mata kuliah, hal ini menunjukkan bahwa bahasa Indonesia digunakan dalam setiap mata pelajaran yang tercantum dalam kurikulum. Pengamatan awal di SMAN 1 Waled menunjukan bahwa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, hasil belajar siswa masih berada di bawah KKM. Salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan belajar untuk mendorong siswa berpartisipasi aktif dalam proses belajar mengajar adalah metode pembelajaran demonstrasi. Oleh karena itu, penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil berlajar siswa di SMAN 1 Waled dengan menggunakan metode demonstrasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks editorial. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, karena penelitian ini bertujuan untuk meberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi guru dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus dan emoat tahapan di setiap siklusnya. Penelitian tindakan kelas ini dilaukan di SMAN 1 Waled menunjukan adanya peningkatatan. Saat sebelum dilakukan penelitian, nilai rata-rata siswa adalah 56,15 dengan persentase kelulusan sebesar 11,54%. Nilai tersebut meingkat pada siklus I menjadi 74,61 dengan persentase kelulusan 50%, dan kembali meningkat secara signifikan pada siklus II menjadi 92,69 dengan persentase kelulusan 92,3%.
Copyrights © 2022