SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri
Vol 20, No 1 (2022): Desember 2022

Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan Distributor Pupuk Dengan Metode Service Quality dan Improvement Gap Analysis

Ahmad Tirto Alamsyah (Universitas Muhammadiyah Gresik)
Said Salim Dahda (Universitas Muhammadiyah Gresik)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2022

Abstract

Salah satu cara yang efektif untuk lebih unggul dari perusahaan pesaing dalam bidang pelayanan khususnya kepuasan pelanggan dapat dilakukan dengan analisis kualitas pelayanan . Pelanggan yang merasa puas dapat meningkatkan loyalitas dan kepercayaan pada suatu perusahaan, sehingga terus melakukan transaksi dengan terkait terkait. Studi ini menggunakan metode Serv ice qual ity untuk mengukur atau mengukur kesenjangan antara harapan pelanggan dan kepuasan yang dirasakan. Penelitian ini juga menggunakan metode Improvement Gap Analysis (IGA) guna menentukan kategori prioritas perbaikan dari setiap atribut serta mengetahui jenis atribut yang harus ditingkatkan sesuai keinginan pelanggan. Melalui analisisService ice qual ity dapat menentukan nilai nilai atau gap antara harapan dan kepuasan pelanggan dari setiap atribut. Melalui analisis IGA, diketahui distributor puput PT. XYZ memiliki sembilan pelayanan yang termasuk dalam kategori pelayanan yang penting untuk perbaikan yaitu ruang tunggu sopir yang layak, pelayanan petugas pengiriman, kesiapan penjual dalam membimbing atau kategori pemel, pengetahuan setelah dan petugas petugas , layanan bagi pembeli, kualitas produk ditempat tujuan, kemudahan proses pembayaran, volume pupuk tepat sampai ditempat tujuan, kecepatan waktu dalam pengiriman.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

sitekin

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Sesuai dengan standard ISO 45001 bahwa karyawan harus berpartisipasi dalam melakukan pencegahan kecelakaan. Untuk itu perusahaan telah menetapkan Program Hazob (Hazard Observation) untuk mengidentifikasi bahaya dan melakukan tindakan koreksinya. Penerapan Program Hazob masih dengan metode ...