Claim Missing Document
Check
Articles

Model Penentuan Jumlah Produksi yang Optimal pada Rantai Pasok dengan Produsen Tunggal dan Multi-Retailer Prayoga Rizky Hermawan; Said Salim Dahda; Deny Andesta
Jurnal Optimalisasi Vol 7, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v7i2.3656

Abstract

Determining the optimal size of procurement or production is the key word in determining optimal inventory. An integrated procurement and production size optimization model becomes a model that provides optimal results for all parties involved in the supply chain. This study proposes the development of a single producer and multi retailer supply chain model with the aim of minimizing the total inventory cost (TIC). The company distributes products to each retailer for further sale to consumers by the retailer. The annual demand from retailers is assumed to be different. Model development is carried out to obtain optimal production quantities for producers, optimal delivery quantities and determine the optimal number of retailers. The determination is based on the manufacturer's production cycle time is the same as the inventory cycle time at each retailer is the same. A simple algorithm is used to determine the optimal cycle time which can be followed by determining the optimal production size, optimal number of shipments and optimal number of retailers. At the end of this study, a numerical example of the use of a model that has been built based on case study data of a fertilizer industry is presented as a producer and its partners as retailers. The results of the numerical examples that have been carried out show that the optimal number of retailers is 3 retailers with an optimal production of 742 units, the determination of the optimal number of retailers is obtained from experiments with the lowest TIC value.
ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL DENGAN METODE SUBJECTIVE WORKLOAD ASSESSMENT TECHNIQUE DI LABORATORIUM FIRE ASSAY PT. SMELTING Achmed Ersyad Luthfi Fahmi; Deny Andesta; Said Salim Dahda
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 16 No 1 (2015)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v16i1.551

Abstract

Tujuan penelitian didasarkan adanya permasalahan yang ditemukan berdasarkan hasil analisis yang tidak sesuai dengan prinsip akurat dan presisi, dikarenakan beban waktu yang ditetapkan. Subjek penelitian adalah 5 orang operator dengan menggunakan metode Subjective Workload Assessment Technique (SWAT). Metode ini menggunakan tiga deskriptor, yaitu dimensi beban waktu (time), beban usaha mental (effort) dan beban tekanan psikologis (stress) dan dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama pembuatan skala (scale development) mencakup pengurutan kartu dan penilaian aktivitas, dengan bantuan program komputer SWAT untuk pengolahan data. Tahap kedua, pemberian nilai terhadap pekerjaan (event scoring) melalui konversi rating penilaian akivitas terhadap skala akhir. Pengukuran beban kerja pada analisis logam mulia di laboratorium fire assay, secara keseluruhan mempunyai beban kerja dengan kategori sedang atau moderat. Faktor waktu (T) dari pemberian rating SWAT score oleh subyek, menunjukkan dimensi yang paling banyak dinilai dengan rating tinggi dengan angka 3 (tiga). Beban kerja mental pada aktivitas recycling fusion dan parting didapatkan hasil analisis beban kerja mental dengan kategori over load. Hasil validasi kualitatif melalui proses transferability oleh team leader dinyatakan valid.
ANALISIS PROPORSI KONDISI MESIN DAN KEANDALAN PADA MESIN HANGER SHOT BLAST DENGAN METODE MARKOV (STUDI KASUS : PT. BARATA INDONESIA (PERSERO)) Riezna Wahyuny Manto; Said Salim Dahda; Muhammad Zainuddin Fathoni
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 19 No 1 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v19i1.521

Abstract

PT. Barata Indonesia (Persero) merupakan salah satu perusahaan heavy industry di Indonesia yang bergerak dibidang engineering, procurement & construction, manufacturing dan foundry. Pada proses produksi, diketahui mesin Hanger Shot Blast memiliki angka downtime terbesar selama tahun 2017. Berdasarkan permasalahan ini, diperlukan untuk mencari proporsi kondisi mesin yaitu angka probabilitas mesin dalam kondisi baik hingga kondisi rusak berat yang diperlukan untuk perencanaan produksi, keandalan mesin serta faktor-faktor utama penyebab downtime yang terjadi.
APLIKASI TEORI HIMPUNAN FUZZY DALAM PENENTUAN UKURAN PEMESANAN YANG EKONOMIS Said Salim Dahdah
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 12 No 2 (2012)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.778 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v12i2.395

Abstract

Dalam dunia nyata, ketidakpastian banyak meliputi hal-hal yang berkaitan dengan proses pengambilankeputusan. Termasuk pengambilan keputusan dalam penentuan ukuran pemesanan yang ekonomis.Ketidak pastian permintaan yang sering terjadi dalam pengambilan keputusan ukuran pemesanan yangekonomis. Ketidakpastian yang dinyatakan dalam linguistik sangat tepat jika didekati dengan bentuk fuzzy. Penentuan ukuran pemesanan yang ekonomis dalam keadaan fuzzy diselesai menggunakan aturan aritmaika fuzzy akan menghasilkan himpunan fungsi keanggotaan ukuran pemesanan dan biaya persediaan. Dengan menggunakan metode centroid untuk proses deffuzzifikasi dihasilkan ukuran pemesanan yang optimal dengan biaya persediaan yang minimal. Dalam keadaan variabel permintaan konstan didapat ukuran pemesanan yang ekonomis sebesar 300 unit dengan biaya persediaan sebesar Rp. 150.000,-. Jika variabel permintaan dalam keadaan fuzzy dengan bentuk segitiga simetris didapat ukuran pemesanan sebesar 298 unit dan biaya persediaan sebesar Rp. 150.366,- Dan peningkatan dan akan mempengaruhi penentuan ukuran pemesanan yang ekonomis dan biaya persediaan.
PENERAPAN METODE TAGUCHI PADA PROSES FERMENTASI PUPUK GUANO CAIR UNTUK MENGHASILKAN KANDUNGAN NPK YANG OPTIMAL DI UD PUPUK GUANOKU Mirza Firdiansah Isnanta; Deny Andesta; Said Salim Dahda
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 15 No 2 (2015)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v15i2.543

Abstract

Untuk menghasilkan pupuk organik dengan karakter kualitas kandungan NPK organik yang tinggi (Large The Better), diperlukan banyak eksperimen dalam proses pembuatan pupuk organik. Salah satu metode eksperimen yang memberikan hasil yang luar biasa dalam desain eksperimen dengan jumlah eksperimen yang efisien adalah Metode Taguchi. Dari analisa awal metode taguchi, diketahui bahwa variabel bebas yang digunakan sebagai faktor adalah kadar air kotoran kelelawar (A), bioactiva (B), gula merah (C), air (D), bekatul (E) dan sekam padi (F). Variabel bebas yang digunakan memiliki tiga level faktor untuk setiap faktornya. Variabel tidak bebas yang dituju adalah Nitrogen, Phospore dan Kalium. Orthogonal Array yang dipakai adalah L27 (313) dengan 27 eksperimen untuk tiga kali replikasi. Setelah dilakukan eksperimen, pengumpulan dan pengolahan data dengan Metode Taguchi, didapati bahwa, faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap rasio kandungan Nitrogen yang optimal adalah Faktor A1, B3, A1xB3, C3, B3xC3, D1, E3, F1 dengan nilai respon optimal 28,59287 % (29,12506 dB), kandungan Phospore yang optimal adalah A1, B3, A1xB3, C3, B3xC3, D1, E3, F1 dengan nilai respon optimal 23,67469 % (27,48561 dB) dan kandungan Kalium yang optimal adalah A3, B1, A3xB1, C2, B1xC2, D1, E2, F2 dengan nilai respon optimal 21,69575% (26,72738 dB).
PERANCANGAN ALAT BANTU KERJA PENGELASAN SUPPORT DENGAN REKAYASA NILAI DAN ERGONOMI (STUDI KASUS: PT. PRIMAKARYA JAYA SEJAHTERA) Khusnul Ma’arif; Deny Andesta; Said Salim Dahda
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 17 No 1 (2016)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB)

Abstract

PT. Primakarya Jaya Sejahtera merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pemeliharaan, perawatan, overhaul, steam turbin, compressor, blower, pompa air.Aktifitas dalam pengelasan yang sering dilakukan yaitu pembuatan penopang (support) yangdigunakan untuk menahan line pipe dan Support Pump. Support yang diproduksi perusahaan memiliki dimensi yang bervariasi sesuai dengan permintaan dan bermacam bentuk,dengan menggunakan mesin las listrik. Setiap operator melakukan aktivitas pengelasan dengan fasilitas bantu yang ada sejajar dengan lantai, sehingga mengharuskan operator cenderung menghasilkan posisi duduk jongkok, punggung membungkuk, mengabaikan prinsip-prinsip kerja ergonomis, yang mengakibatkan ketidaknyamanan kerja(kelelahan). Keadaan ini beresiko menimbulkan kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain alat bantu pengelasan support dengan harapan untuk memperbaiki postur pekerja operator las saat melakukan aktivitas pengelasan melalui konsep Rekayasa Nilai, dengan penerapan prinsip ergonomi terutama dalam hal penentuan dimensi ukuran-ukurannya yang akan mengaplikasikan data anhtropometri yang relevan. Penelitian ini diawali dengan mengidentifikasi fasilitas kerja pengelasan, posisi postur tubuh pekerja, ketidaknyamanan operator (mengenai keluhan dan harapan operator untuk sikap kerja melalui analisis kuisioner nordic body map). Kemudian hasilnya diterjemahkan menjadi konsep perancangan alat bantu pengelasan, yaitu berupa meja dudukan benda kerja pengelasan support. Tahapan kedua adalah memunculkan alternatif- alternatif alat bantu. Tahapan ketiga adalah melakukan analisis terhadap alternatif- alternatif alat bantu yang muncul. Tahapan keempat dilakukan analisa biaya dan perhitungan value dengan menggunakan nilai performansi diperoleh dari hasil tahapan ketiga. Dan tahapan kelima akan dipersentasikan alternatif terbaik yang terpilih dengan nilai (value) tertinggi yaitu 1,31, serta akan disajikan laporan lengkap hasil analisa. Dari hasil penggunaan alat bantu ini terdapat perbaikan postur kerja operator padasaat melakukan aktivitas pengelasan, sehingga operator berada dalam kondisi yang aman.
PENENTUAN UKURAN PEMESANAN BAHAN BAKU STAINLESS STEEL MULTI ITEM MULTI SUPPLIER DENGAN GOAL PROGRAMMING novi miranda sari; Said salim Dahda; Elly Ismiyah
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 18 No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.607 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v18i2.588

Abstract

Persediaan berkaitan dengan tersedianya barang mentah, barang setengah jadi, maupun barang jadi untuk dapat memastikan lancarnya suatu sistem produksi atau kegiatan bisnis bagi suatu perusahaan. Bagi perusahaan yang memproduksi produk multi item yang diperoleh dari supplier yang lebih dari dua (multi supplier), penentuan ukuran pemesanan pada masing-masing supplier merupakan faktor penting yang tidak dapat dilepaskan dalam perencanaan model persediaan. Metode Goal Programming adalah sebuah metode matematis yang dapat menyelesaikan kasus-kasus yang memiliki lebih dari satu sasaran yang hendak dicapai. Metode ini dapat digunakan secara berulang-ulang untuk periode berikutnya, sehingga metode ini dapat digunakan untuk merencanakan ukuran pemesanan bahan baku. Sedangkan metode yang digunakan dalam peramalan adalah metode-metode time series pada Minitab 16. Hasil ramalan jumlah permintaan bahan baku stainless pada periode Juli-Desember 2016 untuk stainless grade J4 (dalam MT) adalah 2877, 2521, 2775, 2690, 2839, dan 2613. Jumlah permintaan untuk grade 304 (dalam MT) adalah 2510, 2273, 2726, 2294, 1896, dan 2079 . Dan jumlah permintaan untuk grade 430 (dalam MT) adalah 1599, 1597, 1427, 1497, 1371, dan 1535. Fungsi tujuan dari permasalahan yang ada adalah memenuhi jumlah permintaan dan memaksimalkan kapasitas supplier. Solusi yang diperoleh berdasarkan penyelesaian dengan metode goal programming adalah jumlah pemesanan pada bulan Juli 2016 grade J4 diberikan kepada PT. TISCO sebesar 2.877 MT, grade 304 diberikan kepada PT. Jindal Orissa sebesar 2.401 MT dan PT. TISCO sebesar 109 MT, dan grade 430 diberikan kepada PT. Jindal Orissa sebesar 1.599 MT.
PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU PRODUK BORDIR SONGKOK DI HASAN PUTRA EMBORDIR Abdulloh Faqih; Said Salim Dahda; Deny Andesta
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 18 No 1 (2017)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.951 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v18i1.575

Abstract

Penelitian berjudul Perencanaan Kebutuhan Bahan Baku Produk Bordir Songkok Di Hasan Putra Embordir. dilatar belakangi atas dasar perencanaan bordir songkok selama ini hanya didasarkan atas penggunaan kapasitas maksimal dari bordir songkok karena dengan kapasitas maksimal tersebut pemilik usaha memiliki asumsi bahwa biaya persediaan akan lebih efisien terkait dengan utilisasi mesin yang tinggi. Namun dampak dari kebijakan tersebut adalah home industry mengalami over stock. Rumusan masalah penelitian ini yaitu bagaimana merencanakan kebutuhan bahan baku atau material untuk memproduksi bordir songkok yang dilakukan oleh Hasan Putra Embordir Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) mengetahui metode perencanaan kebutuhan bahan baku atau material bordir songkok yang digunakan perusahaan agar biaya persediaan lebih optimal.(2)mengetahui ukuran kuantitas pemesanan bahan baku bordir songkok yang dilakukan perusahaan untuk menghindari kelebihan dan kekurangan bahan baku. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik Lot Sizing Fixed Period Quantity (FPQ) dan Economic Order Quantity (EOQ) Probabilistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa, perencanaan persediaan dengan jumlah pemesanan dan penyimpanan yang optimal (jumlah biaya persediaan paling minimum) adalah dengan menggunakan teknik lot sizing Fixed Periode Requirement (FPQ) dengan biaya total sebesar Rp. 84.844.349. Adapun presentase saving cost dari total biaya persediaan pada rencana perusahaan (existing) dengan total biaya persediaan menggunakan teknik lot sizing Fixed Periode Requirement (FPQ) adalah sebesar 0,2 %.
PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DENGAN MENGGUNAKAN METODE SUPPLY CHAIN OPERATION REFERANCE (SCOR 12.0) BERBASIS ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DAN OBJECTIVE MATRIX (OMAX) Ahmad Nurul Hidayat; Said Salim Dahda
JURNAL REKAYASA SISTEM INDUSTRI Vol 7 No 2 (2022): (Mei 2022)
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jrsi.v7i2.5479

Abstract

Supply chain management is a matter that is very meaningful in supporting the sustainability of a company. The company's strategy must be carried out well, this is very dependent on the company's ability, especially on the supply chain capability. Small and medium enterprises should be able to implement and improve their business supply chains well to have sustainability. Small and medium enterprises have a very limited structure where the level of application of the supply chain form is simple but complex. Measurement of supply chain capabilities is very helpful in carrying out its business processes. The purpose of this research is to ensure the value of the ability and achievement of each company's indicators. In measuring performance, assisted by the Supply Chain Operation Process (SCOR) type 12.0, Analytical Hierarchy Process (AHP) is used to develop the performance appraisal process in decision analysis and the Objective Matrix (OMAX) method for the assessment system. With KPI (Key Performance Indicator) that has been verified, there are 31 matrix indicators. Based on the results of the study, it was proven that the supply chain performance value in the small and medium industries got a value of 7.44 as the productivity index value, which was included in the yellow category. By carrying out improvements to indicators that have a small value, it is expected to help improve supply chain performance in the company.
Persediaan Bahan Baku Menggunakan Aplikasi Teori Himpunan Fuzzy EOQ Multi Item Pada Perusahaan Kerudung Mohammad Firdaus Masyhuri Romadlon; Said Salim Dahda
Jurnal Optimasi Teknik Industri (JOTI) Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Teknik Industri Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/joti.v4i1.12024

Abstract

Masalah umum setiap perusahaan adalah sistem pengendalian persediaan, oleh karena itu untuk mengatasi pengendalian persediaan metode yang digunakan adalah metode EOQ. Sedangkan pada setiap masalah sistem persediaan terkadang ada kekurangan informasi mengenai data-data seperti data permintaan atau data biaya-biaya , maka untuk hal ini cara tepat yang akan digunakan yaitu model EOQ menggunakan fuzzy, dimana model fuzzy EOQ dapat memperkirakan data-data tersebut dengan fungsi keanggotaan fuzzy. Pemodelan EOQ yang akan dibahas yaitu model Fuzzy EOQ multi item. Model Fuzzy EOQ multi item merupakan perhitungan skala persediaan bahan baku yang jenisnya lebih dari satu. Pada penelitian ini, dibahas model dan penentuan ukuran pemesanan yang optimal dengan menggunakan data permintaan berbentuk fuzzy triangular. Ukuran pemesanan yang optimal serta biaya persediaan yang timbul dengan permintaan berbentuk bialngan fuzzy tersebut  mempunyai nilai yang lebih tinggi dibandingkan nilai EOQ  dengan menggunakan nilai tengah sebai permintaan. Hal ini terjadi akibat penggunaan fungsi keanggotaan dalam fuzzy yang memiliki beberapa titik nilai untuk memperkirakan ukuran pemesanan dan biaya-biayanya
Co-Authors Aan Kristiyanto Abdul Azis Alghushan Abdul Lathif Abdul Muid Abdullah Sidik Abdulloh Faqih Achmad Firdaus FIrmansyah Achmed Ersyad Luthfi Fahmi Aditiya Pradana Putra Ahmad Badriez Zamani Ahmad Nurul Hidayat Ahmad Rido M Ahmad Tirto Alamsyah Aisyah Jannatin Akhmad Wasiur Rizqi albana, ali Alif Rachmad Hidayatullah Amiril Mukminin Andy Kurniawan Anjas Herlangga Putra Aqil Firdaus Aufa Arwin Firman Rahmanto Deny Andesta Dian Safitri Dwi Tirta Sutrisno Arwanda Dzakiyah Widyaningrum Efta Dhartikasari Priyana EftaDhartikasari Priyana Eko Budi Leksono Elly Ismiah Elly Ismiyah Fakhrudin Ma’ruf Fakhrudin Ma’ruf Farid Andi Kusuma Farizul Rahim Fath Iqbal Alfarisi Firli Nur Annisa' Firman Hadi Setiawan Fitria Dama Yanti Hanif Rahma Saputra Hendra Pratama Imroatul Fadlilah Indra Ikhsan Praja Khusnul Khotimah Khusnul Ma’arif Kiki Amilia Kiki Irnanda Safitri Lilis Ratna Sari Lutfan Nabil M Adhen Bagas Starda M. Bachtiar Maghrobi Muzzaky Pratama Makhrudy, Khoirul Aman Maulana Maghfur Miftach Farid Mirza Firdiansah Isnanta Moch Ivan Eka Surya Rachmana Moch Nuruddin Moch. Nuruddin Mochammad Nuruddin Moh Rizqi Moh. Dian Kurniawan Moh. Jufriyanto Mohammad Firdaus Masyhuri Romadlon Muhamat Rizal Abidin Muhammad Afifuddin Muhammad Alhafa Ardhy Muhammad Bagus Ismail Muhammad Bashori Alwi Muhammad Dany Fauzi Muhammad Ersanto Nugroho muhammad syaifudin Muhammad Syaifudin Muhammad Zainuddin Fathoni mulyasari, Wisda Nadifa Yusrianafi Ndaru Singgih Pratama Nizar Adlany novi miranda sari Novi Nur Hidayanti Prayoga Rizky Hermawan Pregiwati Pusporini Puspitasari Puspitasari Putri Aprilia Rahmat Nova Andi Priantoro Riezna Wahyuny Manto Rifki Apriyoga Prasetyo rizal hadi rizky bagus kuncoro Sabtulyadani, Dhidu usrin Sayyid Atho' Muzakki Siti Zuriatul Fittriyah Sukma Dwi Yuliana Puspitasari Sanggup Syamsul Huda Vito Prisma, Jatilaksana Vivin Indah Oktaviani Wisda Mulyasari@gmail.com Wujud Sampurno Yanuar Pandu Negoro Yanuar Pandu Negoro Yanuar Pandu, Negoro Zulfikar Alwasly