Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan reaksi pasar 10 hari sebelum dan 10 hari sesudah peristiwa pengumuman pasien pertama virus varian omicron di Indonesia yang ditinjau menggunakan abnormal return dan trading volume activity. Penelitian menggunakan metode event study dengan uji beda paired sample t-test dilakukan terhadap 44 sampel perusahaan yang terdaftar di Indeks LQ 45 periode Agustus 2021-Januari 2022 menunjukkan hasil bahwa (1) tidak terdapat perbedaan signifikan abnormal return, dan (2) terdapat perbedaan signifikan trading volume activity sebelum dan setelah pengumuman pasien virus varian omicron di Indonesia.
Copyrights © 2022