Perkembangan Baitul Mal wat-Tamwil (BMT) yang begitu pesat tergambar dari telah tergabungnya 5000 lebih BMT dalam Absindo (Asosisasi BMT Seluruh Indonesia) tahun 2017. Namun praktik dilapangan keberadaan BMT kurang diperthitungkan sebagai model pemberdayaan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan. Dari permasalahan ini penulis tertarik untuk mengkaji secara mendalam mengenai sistem pengelolaan BMT dalam melakukan perberdayaan ekonomi rakyat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pertama, perlu dilakukan pembaharuan sistem pengelolaan dan evisensi adminstrasi penyaluran BMT, kedua, melakukan perbaikan dalam manajemen pemberdayaan masyarakat secara maksimal dan ketiga, pembaharuan terhadap model dalam melakukan pengembangan BMT di Indonesia.Kata Kunci: Baitul Mal Wat-Tamwil, Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
Copyrights © 2022