Pariwisata Batam merupakan sektor perekonomian terpenting untuk kepulauan Riau, pemerintahan kota batam harus memiliki kemampuan dalam mengolah kawasan wisata Barelang yang menjadi icon kota Batam, wisatawan local maupun mancanegara yang datang ke Batam merasa tidak lengkap kunjungannya, jika tidak mengunjungi kawasan Barelang, terutama jembatan 1 Barelang yang bernama jembatan Fisyabilillah. Lingkungannya yang berada di pinggir laut dan cocok dikatakan wisata bahari/maritim, namun bangunan di sekitar lokasi tersebut belum memberikan ciri bangunan bahari/maritim atau alam. Penelitian ini bertujuan menambah daya Tarik yang bernuansa alam dengan pendekatan tema arsitektur metafora kedalam bentuk fisik bangunan, dengan memperhatikan kekayaan laut dibarelang, menjaga budaya lokal, akan menambah edukasi bagi wisatawan. Metode yang digunakan metodologi rasionalistik yaitu teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan/ survey, interview dan dokumentasi. Hasil akhir penelitian ini berupa salah satu bangunan edukasi yaitu Museum Maritime dengan bentuk arsitektur metafora seekor ikan.
Copyrights © 2022