Yahudi, Nasrani dan Islam adalah tiga agama bersaudara kandung, berasal dari satu sulbi, sulbi Ibrahim. Tetapi kondisi hubungan sejarah ketiganya selalu dalam keadaan konfliks. Konfliks mereka bukan Cuma kontliks teologis, tapi juga ideologis, sosiologis dan kultural. Kondisi eksklusifisme dan intolerance, rasa curiga dan permusuhan, telah berpuluh abad mewarnai hubungan mereka, dan merupakan warisan sejarah yang masih tersisa sampai sekarang. Banyak faktor penyebab semuanya itu, salah satunya adalah klem yang sangat dominan dari masing-masing tentang otentisitas atau orisinalitas wahyu yang dimiliki sebagai dasar yang memiliki otoritas tertinggi, dan keabsolutan kebenaran masing-masing. Terjadi perebutan mati-matian dan tidak henti-hentinya untuk menempati posisi paling puncak oleh masing-masing sepanjang sejarah, semenjak ketiganya saling bersentuhan. Wahyu adalah isyarat atau petunjuk yang diturunkan Allah secara langsung kepada nabi-nabi-Nya, atau dengan perantaraan malaikat untuk kepentingan rnanusia mengenal Tuhan, Alam, Diri Sendiri, dan Niiai dalam hidup dan kehidupannya. Oleh sebab itu gagasan wahyu ini adalah menembus, mencerahkan dan memberi makna bagi seluruh realitas kongkrit, menjadi representasi peraturan sentral kaum yahudi, masehi dan Islam, serta mendominasi seluruh sejarah masyarakat yang tersentuh olehnya.
Copyrights © 1993