Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies
No 57 (1994)

Tata Nilai Dalam Epistemologi Islam

Achmad Charris Zubair (UIN Sunan Kalijaga)



Article Info

Publish Date
17 Sep 2022

Abstract

Manusia menurut dienul Islam adalah makhluk terbaik yang diciptakan Allah, memiliki kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk, sebagaimana firman Allah:  "Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rizki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempuma atas kebanyakan makhluk yang telali Kami ciptakan" (Al Isma : 70). Serta memiliki bentuk yang sebaik-baiknya, Allah berfirman:   "Sesungguhnya, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik­ baiknya" (At Tiin:4). Penciptaan manusia merupakan salah satu rahasia Allah, karena menjadikan manusia sebagai makhluk yang memiliki kelebihan dibandingkan makhluk lain. Dengan kewajiban dan hak yang berbeda dengan makhluk lainnya. Allah memberikan karunia akal dan pengetahuan yang merupakan kualitas keutamaan sebagai pembeda antara manusia dengan makhluk lain. Sehingga manusia mempunyai hak untuk. mendapatkan penghormatan dari makhluk lainnya. Sesuai dengan martabatnya, manusia diberi tugas muliasebagai khalifatullah fil ardhi, sebagaimana firmanNya:  "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: 'Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi'. Mereka berkata: 'Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?' Tuhan berfirman: 'Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui'. 'Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda­benda) seluruhnya, kemudian mengemukakan kepada para malaikat lalu berfirman: 'Sebutkanlah kepada Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar!". Mereka menjawab: 'Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami, sesungguhnya Engkau Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana". Allah berfiman: 'Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini'. Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah  berfirman: 'Bukankah sudah kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan'. Dan (ingatlah) ketika Kami berfiman kepada para malaikat: 'Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali iblis, ia enggan dan takabur dan ia adalah termasuk golongan orang­orang yang kafir' (Al Baqarah: 30-34)

Copyrights © 1994






Journal Info

Abbrev

AJIS

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Al-Jamiah invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam, Muslim society, and other religions which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of law, philosophy, mysticism, history, art, ...