SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Vol 3 No 1 (2022): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya

Peran Tradisi Ngejot dalam Meningkatkan Kerukunan Antar-Umat Beragama di Desa Mareje Timur Kabupaten Lombok Barat: Perspektif Umat Buddha

hemawati (Sekolah Tinggi Agama Buddha Kertarajasa)



Article Info

Publish Date
09 Aug 2022

Abstract

Abstrak Salah satu tradisi yang masih dipertahankan dan dijalankan sampai saat ini oleh masyarakat Desa Mareje Timur, Dusun Tendaun adalah tradisi Ngejot. Tradisi Ngejot merupakan salah satu tradisi yang ditandai sebagai wujud kedekatan dan eratnya persaudaraan antar-umat beragama khususnya umat Buddha dan umat Islam. Tradisi ini biasanya dilaksanakan pada saat hari-hari besar keagamaan seperti Waisak dan Pattidana masal bagi umat Buddha serta Idul Fitri bagi umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran tradisi Ngejot dalam meningkatkan kerukunan antar-umat beragama dalam perspektif umat Buddha. Penelitian ini menggunakan metode etnografi, pengumpulan data dilakukan melalui observasi (pengamatan), wawancara dan partisipasi langsung. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan konsep dari tokoh Miles dan Huberman melalui tiga tahap, yaitu kondensasi data, reduksi data dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini, tradisi Ngejot merupakan tradisi yang bertujuan untuk menciptakan kerukunan antar-umat beragama dan tradisi Ngejot ini berperan sebagai perekat solidaritas sosial. Dalam hal ini, tradisi Ngejot terbukti memiliki peran yang strategis dalam menjaga keharmonisan antar-umat beragama dengan demikian kerukunan masyarakat di Dusun Tendaun semakin meningkat. Di samping itu, dalam kehidupan sehari-hari banyak kegiatan lain yang menjadi upaya pendukung untuk menciptakan kerukunan umat beragama seperti begawe, gotong royong dan baksos. Selain itu, dari hasil penelitian juga ditemukan fakta-fakta lain bahwa tradisi Ngejot ini selaras dengan ajaran Buddha, yaitu memberi atau berdana dan cinta kasih yang juga membawa pada kerukunan. Kata Kunci: Tradisi Ngejot, Kerukunan, Perspektif Umat Buddha Abstrak Salah satu tradisi yang masih dipertahankan dan dijalankan sampai saat ini oleh masyarakat Desa Mareje Timur, Dusun Tendaun adalah tradisi Ngejot. Tradisi Ngejot merupakan salah satu tradisi yang ditandai sebagai wujud kedekatan dan eratnya persaudaraan antar-umat beragama khususnya umat Buddha dan umat Islam. Tradisi ini biasanya dilaksanakan pada saat hari-hari besar keagamaan seperti Waisak dan Pattidana masal bagi umat Buddha serta Idul Fitri bagi umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran tradisi Ngejot dalam meningkatkan kerukunan antar-umat beragama dalam perspektif umat Buddha. Penelitian ini menggunakan metode etnografi, pengumpulan data dilakukan melalui observasi (pengamatan), wawancara dan partisipasi langsung. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan konsep dari tokoh Miles dan Huberman melalui tiga tahap, yaitu kondensasi data, reduksi data dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini, tradisi Ngejot merupakan tradisi yang bertujuan untuk menciptakan kerukunan antar-umat beragama dan tradisi Ngejot ini berperan sebagai perekat solidaritas sosial. Dalam hal ini, tradisi Ngejot terbukti memiliki peran yang strategis dalam menjaga keharmonisan antar-umat beragama dengan demikian kerukunan masyarakat di Dusun Tendaun semakin meningkat. Di samping itu, dalam kehidupan sehari-hari banyak kegiatan lain yang menjadi upaya pendukung untuk menciptakan kerukunan umat beragama seperti begawe, gotong royong dan baksos. Selain itu, dari hasil penelitian juga ditemukan fakta-fakta lain bahwa tradisi Ngejot ini selaras dengan ajaran Buddha, yaitu memberi atau berdana dan cinta kasih yang juga membawa pada kerukunan. Kata Kunci: Tradisi Ngejot, Kerukunan, Perspektif Umat Buddha

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

sabbhata_yatra

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan Budaya is scientific journal which publishes scientific articles about tourism and culture. There are two main basic sciences on this journal, they are: Tourism : tourism plan, tourism management, tourism destination, travelling, gastronomy, pilgrimage, and ...