Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Vol. 3 No. 1 (2022): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta

PERAN PESANTREN DALAM MEMBANGUN MORALITAS BANGSA MENUJU INDONESIA EMAS 2045

Ahmad Sabiq (IAIN Salatiga)



Article Info

Publish Date
05 Sep 2022

Abstract

Abstract The purpose of this study is to formulate the role of pesantren in educating the millennials to become a generation that is ready to become the golden generation in 2045. This is a qualitative descriptive analysis method reserch. The data are secondary data obtained from various sources of journal articles, documents, and other relevant sources. The data were analyzed by descriptive methods to obtain a comprehensive understanding of the subject. The research finding describes that pesantren which is the oldest educational institution in Indonesia hopefully gives important contribution in building a golden generation. Due to the hope, there aret three mine roles of pesantren as follow: (1) Building independence attitude in the millennial to become independent citizen. (2) Teach millenail tobe role models and teacher; and (3) Improve nationaity and as part of their preparation to be patriotic citizen.   Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan peran pesantren dalam membangun generasi millennial agar bisa menjadi generasi yang siap menjadi generasi emas 2045. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber artikel jurnal ilmiah, dokumen dan sumber lain yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang subjek penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pesantren yang merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia menjadi salah satu harapan agar bisa melahirkan generasi yang berkarakter dan bermoral. Selanjutnya, agar pesantren bisa melahirkan generasi emas, ada 3 hal yang harus diberikan kepada santri selama di pesantren, yaitu: (1) Kemandirian sebagai bekal untuk kehidupan kelas setelah keluar dari pesantren sehingga bisa eksis berdiri di tengah masyarakat; (2) Mendidik generasi millennial agar menjadi pigur/teladan teladan dan pendidik agama bagi masyarakat yang membutuhkan; dan (3) Mengajarkan wawasan kebangsaan agar siap dalam pembangunan kehidupan berbangsa dan bernegara setelah keluar dari pesantren.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

wawasan

Publisher

Subject

Religion Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

The journal is aimed to disseminate the results of research/study on approaches, models, strategies, methods, media, learning innovations and development of teaching materials that improving the quality of training for educational and religious ...