Diabetes Melitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dimana terjadi kenaikan kadar gula darah yang dikarenakan adanya kelainan sekresi dari hormon insulin. Berdasarkan data dari Dinas Kabupaten Kerinci tahun 2020 terdapat 206 orang dengan kasus Diabetes mellitus sedangkan berdasarkan data Puskesmas Kemantan didapatkan data klien berdasarkan kunjungan yaitu 16 orang klien. Cara pengobatan diabetes mellitus tipe II secara herbal yaitu menggunakan serbuk kulit kayu manis yang berfungsi sebagai antidiabetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pemberian serbuk kulit kayu manis terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien DM tipe II di wilayah kerja puskesmas Kemantan tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperiment dengan pendekatan Two Group Pretest-Posttest Design yang dilaksanakan tanggal 14 Februari s/d 18 April 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien DM tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Kemantan sebanyak 16 orang. Teknik sampel Total Sampling dengan jumlah 16 orang yang terdiri dari 8 orang kelompok eksperimen dan 8 orang kelompok kontrol. Data diolah secara komputerisasi dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji T Test Independent. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata kadar gula darah pada kelompok intervensi setelah diberikan serbuk kulit kayu manis adalah 202,38 mg/dL sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan kadar gula darah adalah 323,75 mg/dL. Berdasarkan uji statistik didapatkan p value = 0,004 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa serbuk kulit kayu manis efektif untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien DM tipe II.Kata Kunci : Serbuk Kulit Kayu Manis, Penurunan Kadar Gula Darah, Pasien DM Tipe II
Copyrights © 2022