Sosial media digunakan masyarakat berbagai kalangan untuk berkomunikasi dan menjadi wadah menyampaikan ide dan pikiran mereka tentang informasi tersebut. Berkomunikasi di media sosial dapat menimbulkan dampak negatif yang merugikan beberapa orang ataupun pihak-pihak tertentu seperti bentuk pencemaran nama baik seseorang dan ujaran kebencian. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk dan makna ujaran kebencian terhadap aktor Arya Saloka di media sosial Twitter (2) mengidentifikasi bentuk ujaran kebencian terhadap aktor Arya Saloka di media sosial Twitter. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif. Dari penelitian tersebut, disimpulkan bahwa bentuk dan makna tindak tutur yang didapatkan adalah tindak tutur ilokusi ekspresif, komisif dan asertif. Tuturan yang paling dominan ditemukan yaitu tuturan ekspresif. Tuturan ekspresif berfungsi membuat ujaran yang mencerminkan pernyataan-pernyataan psikologis. meliputi tuturan mengungkapkan rasa ketidaksukaan, mengkritik, memaki dengan menggunakan kata-kata kasar dan tuturan mengungkapkan ketidaksukaan dan kejengkelan terhadap subjek pembicaraan.
Copyrights © 2022