Persoalan penentuan rute terpendek sudah menjadi hal umum untuk dibahas berkaitan dengan cara penyelesaiannya yang menggunakan graf. Penyelesaian tersebut umumnya digunakan dengan tujuan untuk mengoptimalisasi aspek tertentu, contohnya dalam hal penggunaan bahan bakar dan waktu tempuh. Penyelesaian tersebut dapat diraih dengan penerapan salah satu komponen dalam graf yaitu algoritma. Jurnal ini ditulis guna membantu masyarakat terlebih para turis dalam memberikan informasi terkait rute yang paling efisien dari titik awal stasiun menuju ke berbagai destinasi wisata kota Surabaya dengan penerapan Algoritma Dijkstra dan Algoritma Floyd-Warshall. Teknik yang digunakan dalam perhitungan dilaksanakan secara manual dan bantuan program dengan Bahasa C. Melalui penelitian tersebut, hasil yang diperoleh Algoritma Dijkstra memiliki efisiensi yang lebih tinggi dari segi perhitungan dan kompleksitas programnya. Perhitungan yang dilaksanakan pada kedua algoritma menunjukkan hasil berupa nilai bobot minimum yang sama dan tepat, adapun juga informasi terkait lintasan terpendek yang dapat diterapkan masyarakat guna meningkatkan efisiensi dalam berwisata di kota Surabaya. Untuk rute terpendek yang diperoleh pada perbandingan dua algoritma adalah pada perjalanan dengan titik awal Stasiun Gubeng menuju Jalan Taman Apsari dengan jarak tempuh sejauh 1,2 km.
Copyrights © 2022