Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh timbal-balik baik secara simultan maupun secara parsial antara varibael Tingkat Suku Bunga, Pendapatan Perkapita dan Perputaran Kliring terhadap Penghimpunan Dana Masyarakat pad Bank Umum di Wilayah Kerja Bank Indonesia Balikpapan. Metode ini menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari berbagai informasi resmi yang dikeluarkan Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik Kota Balikpapan. Dimana data yang dikumpulkan dari berbagai sumber tersebut di buatkan rincian sesuai periode masing-masing variabel, dan dalam penelitian ini memakai 10 (sepuluh) periode masa yang dioleh secara berurut dan dirata-ratakan pada data yang bersifat data yang harus diolah. Penelitian ini mnggunakan metode regresi linier berganda dalam menganalisis hasil hipotesisnya dengan alat bantu SPSS vrrsi 25 windows adalah sebagai berikut Y = b? + b?X? +b?X? + b?X? b?X? ei. Tehnik yang digunakan adalah tehnik penentuan seluruh populasi adalah sample. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa secara simultan (F-Test) menunjukkan F hitung sebesar 2.143,47 dengan tingkat significanti F sebesar 0,000. Nilai F hitung tersebut lebih besar dibanding F tabel = 2,776 dan nilai significanti lebih kecil dari nilai ? = 5% (0,0000 < 0,05). Dan secara parsial (uji t) hasil analisis X2 (pendapatan perkapita) terhadap penghimpunan dana masyarakat bank umum di wilayah kerja Bank Indonesia Balikpapan menunjukkan nilau thitung sebesar 42,234 lebih besar dari ttabel sebesar 2,776 dengan nilai sig. T sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai ? = 5%. Disarankan dengan diketahui bahwa Pendapatan Perkapita berpengaruh siginifikan dan dominan terhadap Penghimpunan Dana Masyarakat, peran Pemerintah Daerah setempat sangat menunjang dengan kebijakan-kebijakan yang memberikan dampak multiplier effect pada peningkatan pendapatan masyarakat
Copyrights © 2022