Jurnal Peternakan Lahan Kering
Vol. 4 No. 3 (2022): September

Konsumsi, Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Cempe Jantan Peranakan Etawah yang Diberi Suplemen Konsentrat Mengandung Tepung Daun Katuk dan Zn Biokompleks: Consumption, Digestibility of Dry Matter and Organic Matter Etawah Breeds Male Cempe Given Concentrated Supplements Containing Katuk Leaf Flour and Zn Biocomplex

Gordianus Juha Naytili (Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana)
Marthen Yunus (Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana)
Yakob Roberth Noach (Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana)



Article Info

Publish Date
16 Sep 2022

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menguji kemampuan cempe jantan peranakan Etawah dalam mengkonsumsi dan mencerna bahan kering, bahan organik pakan suplemen konsentrat mengandung tepung daun katuk dan Zn-biokompleks. Ternak percobaan digunakan 12 ekor cempe jantan peranakan Etawah dengan bobot badan 6,56-12,06kg, umur 4-5 bulan (CV 20,55%). Rancangan Acak Kelompok dengan empat perlakuan dan tiga ulangan digunakan sebagai rancangan percobaan. Perlakuan yang diterapkan adalah persentase daun katuk dalam konsentrat dan tambahan biokompleks yaitu  (P0) : tanpa tepung daun katuk, (P1) : 5%, (P2) : 10%, dan (P3) : 15% tepung daun katuk. Variabel yang diukur adalah, konsumsi dan kecernaan bahan kering, dan bahan organik. Hasil analisis varians menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang nyata (P>0,05) dari perlakuan terhadap yang. Rata-rata kisaran konsumsi bahan kering (g/e/h) 318,15 – 372, konsumsi bahan organik (g/e/h) 318,15 -334,48, kecernaan bahan kering (%) 67,69 - 77,09, kecernaan bahan organik (%) 71,28 - 79,93. Tepung daun katuk pada konsentrasi 5%, 10%, dan 15% dalam ransum tidak mempengaruhi konsumsi dan kecernaan bahan kering, bahan organik. Disimpulkan bahwa penggunaan tepung daun katuk 5% menunjukkan kinerja konsumsi dan kecernaan bahan kering dan bahan organic tertinggi. The aim of this study was to test the ability of Etawah crossbreed males to consume and digest dry matter, organic matter supplements concentrate containing katuk leaf flour and Zn-biocomplex. The experimental cattle used 12 male Etawah crossbreeds with a body weight of 6.56-12.06kg, 4-5 months old (CV : 20.55%). A Randomized Competely Block Design with four treatments and three replications was used as the experimental design. The treatments applied were the percentage of katuk leaves in concentrate and biocomplex additions, namely P0: without katuk leaf flour, P1: 5%, P2: 10%, and P3: 15% katuk leaf flour. The variables measured were the consumption and digestibility of dry matter and organic matter. The results of the analysis of variance showed that there was no significant effect (P> 0.05) of the treatment on the variables with the average dry matter consumption (g/t/d) 345.23 - 372, organic matter consumption (g/t/d) ) 318.15 - 334.48, dry matter digestibility (%) 67.69 - 77.09 and organic matter digestibility (%) 71.28 - 79.93. Katuk leaf flour at concentrations of 5%, 10%, and 15% in the ration did not affect the consumption and digestibility of dry matter, organic matter. It was concluded that the use of 5% katuk leaf flour showed the highest performance of consumption and digestibility of dry matter and organic matter.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JPLK

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Social Sciences Veterinary

Description

Jurnal Peternakan Lahan Kering (JPLK) menerbitkan artikel hasil penelitian yang meliputi Produksi ternak, Pakan dan nutrisi ternak, Reproduksi dan pemuliaan ternak, Teknologi hasil ternak, Sosial ekonomi peternakan, dan Kesehatan ...