Penelitian ini menggunakan indikator Moving Averages, Relative Strength Indeks, Stochastic Oscillator, Parabolic Stop and Reverse, Moving Average Convergence Divergence, dan Rate of Change untuk menyelidiki kegunaan pendekatan Analisa Teknikal di pasar modal Indonesia. Indikator analisa teknikal diterapkan pada tiga indeks yaitu Indeks Harga Saham Gabungan, Indeks Sri Kehati, dan LQ45 selama periode 30 April 2010 sampai dengan 30 April 2021. Indikator analisa tekniknal yang paling baik dalam strategi trading adalah SMA 3 dari Stochastic-14 yang dapat menghasilkan return tahunan melebihi indeks sebesar 13.239% untuk IHSG, 25.043% untuk SRI-KEHATI, dan 20.664% untuk LQ45. Hasil dari analisa robustness menunjukkan bahwa indikator analisa teknik lebih menguntungkan untuk sub periode 2 (1 November 2015 s/d 30 April 2021) daripada sub periode 1 (30 April 2010 s/d 31 Oktober 2021).
Copyrights © 2022