Pendidikan merupakan suatu upaya dalam menanamkan nilai-nilai akhlak untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, bertaqwa, dan berakhlak mulia dalam mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber utamanya kitab suci Al-Qur’an dan Hadith melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman. Hakikat pendidikan tidak hanya tertuju pada proses pentransferan knowlege semata, namun pendidikan memiliki tujuan dan peranan tersendiri yaitu membentuk karakter positif para peserta didik untuk menumbuhkan daya intlektual dan emosional yang baik pada setiap diri peserta didik. Di dalam pondok pesantren dalam penanaman ahlak kepada santri diajarakan dalam apembelajaran kitab Ta’lim Muta’allim yang menjelaskan tentang bagaimana akhlak yang seharusnya dimiliki oleh santri. Maka berkaitan dengan itu dalam penelitian ini fokus mengkaji tentang bagamana proses internalisasi nilai-nilai akhlak di Ma’had IDIA Prenduan, dan bagaimana akhlak mahasantri di Ma’had IDIA Prenduan pasca mengaji kitab Ta’lim Muta’allim. Dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana internalisasi nilai-nilai ahlak yang telah dipelajari dalam kitab Ta’lim Muta’allim dalam kehidupan sehari-hari. Adapun penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, maka hasil penelitian ini bersifat analisis-deskriptif, yaitu berupa kata-kata tertulis atau lisan dari perilaku atau objek dari penelitian. Hasil dari penelitian ini bahwasannya internalisasi nilai-nilai akhlak dalam kitab ta’lim di Ma’had IDIA mahasantri di Ma’had (IDIA) Prenduan Sumenep berlangsung dengan beberapa proses antara lain, menanamkan nilai-nilai pendidikan akhlak, membiasakan sikap saling menghormati serta menanamkan nilai-nilai persaudaraan dalam pribadi mahasantri.
Copyrights © 2022