Disiplin adalah faktor utama dalam proses pendidikan. Untuk melatih kedisiplinan diperlukan adanya peraturan. Dalam penegakan peraturan tersebut, dibutuhkan metode reward and punishment. Dalam sebuah lembaga pendidikan punishment yang diberikan harus bersifat edukatif, seperti yang diterapkan di Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan. IDIA merupakan sebuah lembaga pendidikan yang menyatukan dua sistem, yakni sistem kampus dan pesantren, dimana para santrinya adalah mahasiswa. Penelitian ini memfokuskan pada metode sanksi edukatif yang diterapkan di IDIA Prenduan untuk menegakkan disiplin ibadah shalat. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif yang berjenis studi kasus. Dalam pengumpulan datanya penelitian ini menggunakan metode observasi non participant, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis datanya dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam pengecekan keabsahan datanya menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil yang positif dengan minimnya pelanggaran dalam disiplin ibadah shalat. Adapun faktor pendukungnya yaitu sarana prasana pesantren yang memadai, disiplin ketat dalam menegakkan peraturan dan kerja sama yang baik antar pengurus. Adapun faktor penghambatnya yaitu karakter mahasiswi yang sulit diatur.
Copyrights © 2022