Laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru merupakan sarana untuk belajar mengajar yang beridiri pada tahun 2005. Pada saat ini laboratorium TKJ SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru belum pernah melakukan penilaian risiko pada perangkat dan peralatan jaringan serta kegiatan yang ada di lingkungan laboratorium sehingga suatu risiko tidak dapat diprediksi, maka kemungkinan risiko tersebut akan muncul akan semakin tinggi. Risiko yang muncul dapat merugikan suatu instansi, baik dari segi finansial maupun non finansial. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui risiko apa saja yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode Framework NIST SP 800-30r1 untuk mendapatkan nilai risiko di Laboratorium Jaringan TKJ SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru, metode ini adalah metode yang memberikan panduan manajemen dan penilaian risiko untuk sistem teknologi informasi yang merupakan standar dari pemerintahan United States. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data menggunakan analisis kualitatif. Tahapan penilaian risiko yang dilakukan antara lain Prepare for Assessment, Conduct Assessment, Communicate Result, dan Maintain Assessment. Penilaian ini diambil dari hasil wawancara terhadap enam responden yang terdapat pada manajemen organisasi jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru. Dari tahapan penilaian, didapatkan satu (1) risiko level rendah, sembilan (9) risiko level sedang, enam (6) risiko level tinggi.
Copyrights © 2022