An-Nida': Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Vol 10 No 2 (2022): Maret

Peran Komunikasi dalam Komunikasi Dakwah

miftakhuddin (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2022

Abstract

Muhammad SAW sebagai seorang utusan Allah SWT, punya tugas utama membawa kabar gembira dan memberi peringatan kepada seluruh umat manusia. Kegiatan penyampaian wahyu dan ajaran beriman kepada Allah biasanya disebut dakwah. Beliau melaksanakan fungsi dakwah ini selama 23 tahun. Para sejarahwan menbagi periode dakwah yang dilakukan oleh Muhammad SAW ke dalam beberap tahapan. Dakwah tahap pertama dilakukan secara sirriyah atau tetutup di lingkungan keluarganya sendiri dengan sanak famili terdekat. Tahapan berikutnya, Kemudian Muhammad SAW melakukan dakwah secara jahriyah (terang-terangan). Meskipun dakwah ini belum memperoleh hasil yang menggembirakan. Dakwah secara luas mulai dilakukan,di periode Madinah. Setelah kaum muslimin mulai punya kekuatan dan disegani di Jazirah Arab dan pada akhirnya dakwah Islam bisa dapat diterima. Berdakwah adalah proses mengkomunikasikan pesan-pesan Ilahiyah kepada orang lain. Agar pesan tersebut bisa dipahami dengan baik, diperlukan adanya penguasan komunikasi yang efektif. Muhammad SAW sebagai seorang utusan Allah SWT, punya tugas utama membawa kabargembira dan memberi peringatan kepada seluruh umat manusia. Kegiatan penyampaian wahyu dan ajaran beriman kepada Allah biasanya disebut dakwah. Beliau melaksanakan peran dakwahnya selama 23 tahun. Para sejarahwan membagi periode dakwah yang dilakukan oleh Muhammad SAW ke dalam beberapa tahapan. Dakwah tahap pertama dilakukan secara sirriyah atau tertutupdi lingkungan keluarganya sendiri dengan sanak famili terdekat, meskipun dakwah ini belum memperoleh hasil yang mnggembirakan. Tahapan berikutnya, kemudian Muhammad SAW melakukan dakwah secara jahriyah (terang-terangan). Dakwah secara luas mulai dilakukan di periode Madinah. Setelah kaum muslimin mulai punya kekuatan dan disegani di Jazirah Arab dan pada akhirnya dakwah Islam bisa dapatditerima. Peran kerasulan yang ditugaskan kepadaMuhammad SAW menuntutnya untuk memiliki sifat-sifat yang mulia agar apa yang disampaikan dapat diterima dan diikuti oleh umat manusia. Ada banyak sifat-sifat mulia yang dimiliki Muhammad SAW sebagai seorang pembawa risalah dakwah. Sifat-sifat itu antara lain disiplin waktu, memberikan teladan, komunikasinya efektif selalu dekat dengan umatnya, memberi wewenang serta pengkaderan. Dengan demikian komunikasi memegang peranan yang sangat penting di dalam menentukan dan memastikan seorang pemimpin pembawa risalah untuk senantiasa bekerja lebih produktif, efektif, dan efesien untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Tanpa komunikasi maka proses kepemimpinannya tidak akan berlangsung dengan baik. Dalam konteks inilah dapat juga dikatakan bahwa kepemimpinan pada hakekatnya juga proses komunikasi secara terus menerus, dalam pengertian komunikasi dilakukan oleh seorang pembawa risalah ilahi.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

annida

Publisher

Subject

Religion Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

FOKUS Fokus jurnal ini adalah upaya mengaktualkan pemahaman yang lebih baik tentang keilmuan Komunikasi dan Penyiaran baik lokal maupun internasional melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. SKOP Jurnal ini berisi kajian Komunikasi dan Penyiaran yang meliputi Komunikasi, ...