Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peningkatan kemampun berbicara dan Self regulated learning (SRL) siswa dalam menerapkan model talking stick. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan rancangan nonequivalentcontrol group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 4 Rajabasa Lama tahun ajaran 2021/2022 . Teknik sampling yang digunakan yaitu Total Sampling yang berjumlah 30 siswa kelas Va dan 30 siswa kelas Vb . Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggnakan teknik tes yang berupa soal uraian, serta teknik non tes menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan anlisis kuantitatif, uji gain score dan uji-t. Hasil perhitungan independent sample t_test menunjukkan bahwa t hitung 9,168 untuk kemampuan berbicara dan t tabel 2,052 yang berarti bahwa t hitung > t tabel Perubahan hasil juga terjadi pada kemampuan Self regulated learning(SRL) dengan hasil perhitungan independent sample t_test menunjukkan bahwa t hitung 3,283 yang berarti bahwa t hitung > t tabel dan nilai rata-rata n gain kemampuan berbicara kelas experimen sebesar 0,3642 termasuk dalam kategori sedang, sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 0,0227 termasuk dalam kategori rendah. Selanjutnya pada nilai rata-rata kemampuan Self regulated learning(SRL) siswa kelas experimen sebesar 0,1756 termasuk dalam kategori tinggi sedangkan N Gain kelas kontrol sebesar 0,987. Hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa dan kemampuan Self regulated learning(SRL) siswa pada kelas experimen yang menggunakan model talkig stick lebih tinggi daripada kelas kontrol yang menggunakan model konvensional.
Copyrights © 2022