Perilaku konsumtif merupakan perilaku secara berlebihan dalam mengkonsumsi,memakai, dan menggunakan sesuatu. Mereka menghilangkan skala prioritas, sehinggamengenyampingkan kebutuhan dan lebih mendahulukan keinginan. Hal ini yang menjadipenyebab adanya perilaku konsumtif pada manusia adalah pola pikir yang mengganggapbahwa Kecenderungan untuk mengkonsumsi lebih banyak dan menginginkan kepemilikanatau (Possession). Para konsumen mendapat dorongan pengaruh mengejar prestise, citra (image), gaya hidup, kemewahan dan mensejajarkan atau bahkan menaikkan strata sosialdalam masyarakat. Fenomenologi konsumerisme terjadi tdk hanya di kalangan kaummenengah ke atas tapi juga menjadi trend di kalangan remaja. Hal tersebut dapat dilihat dari kehidupan mahasiswa masakini yang lebih condong dalam mengikuti trend center seperti dalam berbusana, kuliner maupun wisata. Sama halnya yang terjadi pada mahasiswa program studi ekonomi di STKIP Nuru Huda terbangun image paling spektakuler dalam trend fashion. Kehidupan yang mengikuti arus konsumerisme yang tidak berdasarkan pada LiterasiFinancial yang matang. Saah satufaktor yang menyebabkan kurangnya literasi tersebut dikarenakan dari pola didik dari orang tua yang kurang tepat, sehingga ketika menerapkan kehidupan berekonomi mereka tidak menerapkan literasi ekonomi dengan baik. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku konsumtif mahasiswa disebabkan faktor ekonomi keluarga dan pengelolaan uang saku. Penelitian ini merupakan penelitian fenoenologi karena di dasarkan pada kejadian atau peritiwa yang terjadi di kehidupan seharihari. Tekhnik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara serta dokumentasi. Tekhnik analisis data menggunakan tekhnik triangulasi.
Copyrights © 2022