Peneliti menganalisis menggunakan teori yang dikemukakan oleh Charles O. Jones Jones (dalam Tahir, 2014:81) yang terdapat 3 aktivitas yang mempengaruhi yaitu; 1) Pengorganisasian, kesimpulannya adalah masih terdapatnya beberapa kendala yang berkaitan dengan keterbatasan anggaran. 2) Interpretasi, yang menjadi hambatan dalam proses pembangunan kepariwisataan kabupaten Ketapang, yaitu lokasi tempat wisata yang dianggap masyarakat setempat milik pribadi sehingga pemeritah daerah kesulitan untuk melakukan pembangunan karena masyarakat tidak mau melepaskan lokasi tersebut. 3) Aplikasi, menurut analisis peneliti bahwa pihak pemerintah atau masyarakat harus saling bekerja sama guna mempermudah dalam melaksanakan tugas. Adapun saran yang dapat diberikan yaitu 1) Harus lebih meningkatkan standar kebijakan dalam membangkitkan partisipasi masyarakat. 2) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ketapang agar lebih memperhatikan kebutuhan pembangunan kepariwisataan agar dapat berjalan lebih efektif lagi. 3) Mengingat banyaknya destinasi pariwisata di Kabupaten Ketapang anggaran yang ditetapkan harus lebih ditujukan untuk program yang benar-benar bisa dilaksanakan dengan efektif sehingga dapat menyesuaikan anggaran yang ada.Kata Kunci : Kepariwisataan, Implementasi , Kebijakan
Copyrights © 2021