Kegiatan usaha tani merupakan salah satu kegiatan pertanian yang dapat dimanfaatkan oleh petani sebagai sumber pendapatan untuk meningkatkan taraf hidupnya. Salah satu kegiatan usahatani yang banyak diusahakan oleh petani di Indonesia adalah kacang hijau (Vigna radiata L.). Kabupaten Langkat termasuk daerah dengan luas lahan 342 hektar dan produksi 342 ton, Sumatera Utara memiliki panen dan produksi terbesar. Namun terlihat jelas bahwa rata – rata produksi Kabupaten Langkat di bawah standar jika dibandingkan dengan rata – rata produksi Kabupaten Serdang Berdagai sebesar 19,16 ton/ha, rata – rata produksi Kabupaten Deli Serdang sebesar 15 ton/ha, dan rata – rata produksi Kabupaten Padang Lawas Utara sebesar 13,43 ton/ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat pendapatan petani dan kelayakan usahatani kacang hijau di Desa Paya Rengas Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat. Populasi penelitian adalah petani kacang hijau yang terdapat di desa Paya Rengas Kabupaten Langkat dengan jumlah sampel penelitian 37 petani yang di wawancarai secara purposive. Alat analisis yang digunakan adalah dengan analisis deskriptif kuantitatif, menggunakan formula rumus biaya, penerimaan, pendapatan, analisis R/C dan analisis B/C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya usaha tani sebesar Rp. 2.100.340, penerimaan Rp. 2.100.340, pendapatan Rp 6.047.362, R/C diketahui 3,9 dan B/C diketahui 3 dengan demikian R/C dan B/C 1 artinya usahatani kacang hijau layak untuk diusahakan. Kata Kunci : Usahatani, petani kacang hijau, pendapatan, kelayakan usahatani.
Copyrights © 2022