Pembelajaran matematika merupakan suatu proses belajar mengajar yang dibangun oleh guru untuk mengembangkan kreativitas berpikir siswa yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa, serta dapat mengkonstruksi pengetahuan baru sebagai upaya meningkatkan penguasaan yang baik terhadap materi matematika khususnya luas lingkaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengetahuan siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri Tamalabang terhadap nilai phi ( dan kemampuan memahami dan menyelesaikan soal-soal yang berhubungan dengan menentukan luas lingkaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Bentuk penelitian deskriptif yang digunakan adalah penelitian kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemahaman siswa dalam menemukan nilai phi dan rumus luas lingkaran berkembang dengan baik dari perbandingan pree test dan post test. Desain pembelajaran ini membuat siswa terlihat lebih aktif dan mulai menampakkan kemampuan untuk berpendapat meskipun hasilnya ada perkembangan pemahaman peserta didik. Pemahaman siswa dalam menemukan nilai phi dan rumus luas lingkaran berkembang dengan baik dari perbandingan pree test dan post test. Desain pembelajaran ini membuat siswa terlihat lebih aktif dan mulai menampakkan kemampuan untuk berpendapat meskipun hasilnya ada perkembangan pemahaman peserta didik. Dari 21 orang yang dinilai ternyata nilai rata-rata luas lingkaran dimana nilai pree test adalah 54,095 dan rata-rata nilai post test adalah 86,190. Hal ini menyatakan bahwa ada pemahaman siswa-siswi kelas VIII yang berkembang secara baik. Dengan kata lain banyak siswa-siswi yang memahami konsep luas lingkaran. Perlu adanya motivasi dari masyarakat dan lembaga pendidikan dalam rangka menstimuluskan siswa-siswi untuk terus giat belajar khususnya di bidang matematika.
Copyrights © 2022