ABSTRAK Hasil penilitian sebelumnya menunjukkan bahwa jenis ikan yang tertangkap dengan alat tangkap sero bukan saja ikan-ikan demersal tetapi juga beberapa jenis ikan pelagis. Ikan ini bersifat fototaksis positif, sehingga penambahan cahaya lampu sebagai aktraktor ikan pada sero diduga dapat mempengaruhi jumlah dan komposisi hasil tangkapan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga September 2020 di Perairan Toronipa Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Provinsi Sulawes Tenggara. Tujuan Penelitian ini mengetahui jumlah, jenis, ukuran dan pengaruh terhadap hasil tangkapan sero. Jenis data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui experimental fishing (data jumlah, jenis dan ukuran hasil tangkapan). Hasil penelitian menjukkan perlakuan dengan menggunakan lampu diperoleh hasil tangkapan sero berjumlah 1.068 ekor yang terdiri 22 jenis ikan, sedangkan sero tanpa lampu diperoleh sebanyak 294 ekor yang terdiri seri 18 jenis ikan. Perbandingan kisaran panjang masing-masing spesies bervariasi, namun pada umumnya kelompok ikan pelagis cenderung lebih besar ukurannya dari sero yang menggunakan lampu, seperti belanak, buntal, gerot-gerot, kurisi, julung-julung, ikan sebelah kecuali jenis cumi-cumi. Sedangkan pada sero tanpa lampu ikan karang hasil tangkapan yang cenderung lebih besar daripada sero tanpa lampu yaitu ikan buntal, belanak, kakap merah, ekor kuning, jangut, dan sotong, cenderung lebih besar. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa dengan penambahan cahaya lampu berpengaruh nyata terhadap jumlah hasil tangkapan sero. Kata kunci: Jumlah Hasil Tangkapan, Penambahan Lampu, Sero
Copyrights © 2022