Analytical Hierarchy Process(AHP) merupakan suatu pemecahan permasalahan yang kompleks dalam suatu struktur multilevel, dimana level pertama adalah tujuan, level kedua adalah level faktor yang terdiri dari kriteria dan subkriteria, dan level terakhir yaitu alternatif. Langkah awal dari metode ini adalah membuat struktur hierarki dari permasalahan yang akan diteliti. Kemudian dilanjut dengan menyusun matriks perbandingan berpasangan yang selanjutnya akan menghasilkan vektor eigen dan nilai eigen maksimum. Pada proses penentuan faktor pembobotan hierarki maupun faktor evaluasi, harus dilakukan uji konsistensi yaitu CR ≤ 0,1. Skripsi ini bertujuan untuk pengambilan keputusan dalam memilih prioritas pantai yang dapat dijadikan wisata unggulan didaerah tersebut. Hasil dari penelitian terhadap permasalahan diatas dengan menggunakan metode AHP dapat disimpulkan bahwa kriteria yang paling penting dalam proses rencana pengembangan daerah wisata pantai adalah kriteria kuliner dengan bobot 0,25 atau 25%, yang kedua kriteria fasilitas dengan bobot 0,24 atau 24% , ketiga keindahan dan kebersihan dengan bobot kriteria 0,21 atau 21%, yang keempat kriteria akses jalan dengan bobot 0,17 atau 17%, selanjutnya yang terakhir adalah kriteria pelayanan dengan bobot 0,13 atau 13%. Dan pantai yang menjadi prioritas pengembangan adalah pantai sialang buah dengan persentasi 23% , peringkat kedua yaitu pantai mutiara indah dengan persentase 22%, peringkat ketiga pantai sentang 21%, peringkat keempat pantai bogak indah 18%, dan peringkat terakhir pantai taluh dengan persentase 15%. Kata kunci:Metode Analytical Hierarchy Process (AHP), Uji Konsiteni,Vector Eigen.
Copyrights © 2022